Menit ke-34 Julo Ceasar menendang bola dari sarangnya jauh ke tengah lapangan. Diego Millito menyundul bola tendangan Ceasar pada menit ke-34 detik 05. Bola sundulan Millito jatuh di kaki Wesley Sneijder. Menit ke-34 detik 15 Sneijder memberikan umpan terobosan kepada Millito. Dengan dibayangi Van Buyten, Millito mengiring bola ke kotak pinalti. Sedikit gerakan menipu Millito menceploskan bola ke gawang Munchen yang dijaga kipper sarat pengalaman Joreg Butt.
Kemudian menit ke-69 detik 41 lewat serangan balik cepat Eto’o mengirim umpan manis kepada Millito. Millito menggiring bola, lewat aksi individu yang cantik berhasil melewati bek Munchen. Tendangan terarah ke tiang jauh erobek jala gawang Munche untuk kedua kalinya.
Inter Milan Juara Liga Champion Eropa musim 2009/2010 setelah di laga final di Stadion Santiago Barnabeu menaklukan Munchen 2-0 Inter bukanlah tim spektakuler seperti Bacelona tapi tim ini memiliki keseimbangan yang paling solid. Inter mengakhiri musim ini dengan sempurna meraih treble winner setelah sebelumnya berhasil meraih gelar Liga Italia dan Coppa Italia. Inter menjadi satu-satunya tim Italia yang berhasil merebut tiga gelar sekaligus.
Massimo Moratti tampak begitu emosional saat merayakan gelar ini. Wajar saja karena Inter harus menunggu sampai 45 tahun lamanya untuk mencium gelar ini. Inter memang pantas juara karena telah berhasil menumbangkan juara - juara di tiap negara. Rubin Kazan (Rusia), Chelsea (Inggris), Barcelona(Spanyol) dan akhirnya Bayern Munchen (Jeman).
Pantaslah Moratti begitu bangga, misi seorang putra dari Angelo Moratti sudah terwujud. Saat membeli Inter pada tahun 1995 gelar inilah yang paling diimpikan Moratti. Sekarang semuanya sudah terwujud, prestasi IL Grande Inter semasa ayahnya bisa disamai bahkan IL Grande Inter nya Morrati lebih hebat karena bisa meraih tiga gelar sekaligus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar