Di era Premier League terkait dengan perebutran gelar The Shield pernah muncul pola yang memperlihatkan bahwa pemenang The Shield cenderung tidak bisa menjuarai Premier League. Fakta ini berubah seiring datangnya taipan minyak asal Rusia Roman Abramovich pada musim 2003/2004. Abramovich menjadikan Chelsea tim bertabur bintang yang sangat disegani. Pada musim 2005/2006 The Blues tercatat bisa mengawinkan gelar The Shield dengan mahkota Premier League. Sejak saat itu muncul pola baru yaitu tim yang menjuarai Community Shield berhasil merebut trofi Premiership. Kecuali pada musim 2006/2007 saat Liverpool juara The Shield tapi trofi Premiership direbut MU.
Community Shield musim ini telah digelar dan MU sebagai Juaranya setelah mengalahkan Chelsea 2-0. Walaupun menjuarai The Shield MU belum pasti bisa meraih gelar Premiership seperti pada musim 2007/2008 & 2008/2009 saat mereka mengawinkan gelar The Shield dengan Premiership. Musim ini dipastikan akan lebih berat dari musim lalu. Calon Juara tidak hanya di kuasai lagi oleh 2 atau 3 klub tapi menjadi 5 klub. Chelsea, MU, Arsenal, Liverpool, dan Man City. MU harus lebih berhati-hati dan penuh konsentrasi menhadapi musim ini.
Chelsea walaupun ditinggal Ballack, Deco, Joe Cole masih menjadi favorit terkuat juara. Chelsea memang kurang “garang” dalam bursa transfer mereka hanya mendatangkan Yossi Benayoun dari Liverpool dan Ramires gelandang muda berbakat asal Brazil. Tapi dengan skuad lama yang rata-rata membela Chelsea lebih dari 3 musim akan menjadikan permainan Chelsea lebih padu karena pemainnya sudah saling mengenal satu sama lain. Arsenal pun akan menghadirkan terror bagi MU, skuad muda Arsene Wenger ini lebih matang dan dewasa dari musim lalu. Perginya Eduardo tidak berpengaruh karena mereka dapat penggantinya dalam diri Maroune Chamakh yang diyakini akan bersinar bersama Arsenal.
Liverpool pun demikian mereka sangat ingin mengakhiri puasa gelar Premiership. Walaupun mereka sempat diterpa krisis kepemilikan tapi pelatih Roy Hodgson berhasil menggaet Joe Cole dari Chelsea dan mempertahankan Gerrard dan Torres yang selalu diisukan akan hengkang dari Anfield. Keadaan ini membuat kamar ganti The Kop menjadi harmonis, ketiga pemain itu akan menjadi kunci bagi Liverpool untuk meraih gelar. Satu lagi yang akan membuat musim ini lebih sulit ditebak siapa juaranya adalah kekuatan uang Man City. Tim sekota MU ini begitu royal dalam membeli pemain. The Citizen tecatat menghabiskan 80 juta pound (Rp 1,1 triliun) untuk membeli David Silva, Boateng, Kolarov, dan Yaya Toure. Pengeluaran City masih bisa bertambah mengingat mereka masih bernegosiasi untuk pembelian Ibra dan Balloteli. Kehadiran para pemain bintang di tubuh Man City menjadikan mereka berpeluang meraih gelar Premier League.
Belum lagi tim-tim seperti Tottenham, Aston Villa, Fulham ataupun Brimingham diyakini akan membuat jalan MU untuk mengawinkan gelar The Shield dan Premiership menjadi lebih berat. Tapi dalam sepakbola semuanya masih bisa terjadi. Kita lihat saja setelah 38 pertandingan digelar. Siapapun juaranya dipastikan tidak akan mudah meraihnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar