Laman

Minggu, 27 Maret 2011

Persib Tertahan

Persib Bandung harus menelan pil pahit malam ini keunggulan dua gol di babak pertama tidak bisa dipertahankan. Persipura yang menjadi lawannya berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Zah Rahan dan Titus Bonai. Sebelumnya di babak pertama Persib berhasil unggul 2 gol melalui sundulan kepala Airlangga dan Herman Abanda. Di babak pertama Persib memegang kendali permainan dengan terus bermain menyerang. Bahkan di detik ke 46 Atep sudah mengancam dengan tendangan kerasnya sayang masih tipis disamping gawang Persipura. Lini tengah yang diisi duet Hariono dan Radovic mampu mendikte lini tengah Persipura.

Di babak kedua Persib melakukan kesalahan besar. Persib menurunkan tempo dan itu membuat Persipura mampu mengendalikan permainan. Praktis babak kedua dikuasai oleh Persipura. Banyak peluang-peluang berbahaya yang diciptakan para pemain Persipura dan saya yakin itu membuat jantung bobotoh berdegup kencang. Lewat skema serangan yang baik, mampu menembus jantung pertahanan Persib. Zah Rahan yang memiliki peluang langsung menghukum Persib dengan gol kedudukan pun berubah menjadi 2-1. Daniel Rukito langsung bereaksi dengan memasukkan Gonzalez dan menarik Airlangga untuk menambah daya gedor, tapi sayang Persib sudah terlanjur didikte oleh Persipura. Persib kesulitan mengembangkan permainan. Akibatnya pun fatal, di menit 89 Titus Bonai berhasil membobol gawang Persib dan merubah kedudukan menjadi 2-2. Sampai peluit panjang dibunyikan kedudukan tidak berubah.

Hasil ini membuat Persib belum bisa menang atas Persipura sejak 2004. Dua gol yang bersarang di gawang Persib menunjukan lini belakang masih menjadi titik lemah Persib di musim ini. Kehadiran Abanda memang menambah warna baru di lini belakang Persib tapi sayang masih belum bisa mendongkrak performa lini belakang secara keseluruhan. Danil dan Robby Darwis yang notabene mantan bek tangguh harus bekerja keras untuk memperbaiki kinerja lini belakang. Masih banyak sisa pertandingan untuk mendongkrak posisi di klasemen dan menjaga harga diri Persib sebagai tim besar di Indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar