<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6555891219797388616</id><updated>2011-07-30T16:08:09.576-07:00</updated><title type='text'>GhaBloG</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://usabperning.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6555891219797388616/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usabperning.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>GhaBlog</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10011166163951775476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_zy8QUHEJF8E/TMbgceKjqkI/AAAAAAAAACM/FCC5qRGAyeg/S220/Gambar691.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>19</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6555891219797388616.post-3702649938293809513</id><published>2011-06-04T20:03:00.000-07:00</published><updated>2011-06-04T20:08:28.779-07:00</updated><title type='text'>Soeratin Pasti Menangis</title><content type='html'>Kapan kekisruhan ini akan berakhir?? Kami sudah lelah dengan semua ini. Apakah kalian tidak ingat dengan perjuangan Soeratin, Maladi, Saelan, dan para pendiri PSSI lainnya? Kenapa kalian selalu memaksakan kehendak dan kepentingan kelompok? Kami lelah mendengar kalian mengatasnamakan rakyat. Kalian itu orang pintar, apa karena kalian terlalu pintar sehingga keadaan menjadi seperti ini. Sebenarnya kalau mengikuti aturan yang ada, tidak akan seperti sekarang ini. Dan pertanyaan terakhir, apakah kalian siap dituntut oleh seluruh rakyat Indonesia??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin pertanyaan diatas ada dalam kepala para pecinta sepakbola dan mungkin masih banyak pertanyaan lainnya. Setelah lengsernya rezim Nurdin Halid yang berkuasa di PSSI selama dua periode ternyata kisruh di PSSI belum juga usai. Kalau dulu actor utama kekisruhan PSSI adalah Nurdin Halid kini actor utamanya Kelompok 78 dan Komite Normalisasi bentukan FIFA yang diketuai Agum Gumelar. Setelah kisruh PSSI episode Nurdin yang digulingkan oleh kelompok 78, FIFA membentuk Komite Normalisasi yang diberi mandate untuk menyelenggarakan Kongres PSSI dan memilih Ketua baru sesual dengan Statuta FIFA. Selain membentuk Komite Normalisasi FIFA pun melarang 4 calon terdahulu yakni, Nurdin Halid, Nirwan Darmawan Bakrie, George Toisutta, dan Arifin Panigoro untuk mencalonkan kembali menjadi Ketua Umum PSSI. FIFA mengambil keputusan ini karena melihat Kongres di Pekanbaru berakhir ricuh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keputusan ini kontan membuat Kelompok 78 yang mengusung George Toisutta dan Arifin Panigoro seperti kebakaran jenggot. Mereka begitu ngotot untuk mencalonkan kedua figure ini padahal FIFA sudah sangat jelas melarang mereka. Kelompok 78 menekan Agum Gumelar selaku Ketua Normalisasi untuk melobi FIFA supaya kedua figure ini bisa dicalonkan sebagai Ketua Umum PSSI. Agum Gumelar pun mengakomodir keingnina Kelompok 78 dengan menemui Presiden FIFA Seep Blater di Zurich Swiss pada tanggal 19 April. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil dari pertemuan itu tetap melarang George Toisutta dan Arifin Panigoro. Jika PSSI melanggar aturan FIFA maka FIFA akan menjatuhkan sanksi bagi Indonesia. Indonesia akan dibekukan dari kancah sepakbola Internasional yang berada di bawah naungan FIFA. Ancaman yang sangat menyeramkan bagi pecinta sepakbola Indonesia karena Indonesia tidak bisa mengikuti Sea Games, Asian Games, Pra Piala Dunia, Pra Olimpiade, Liga Champion Asia, dan Piala AFC. Ancaman FIFA ini tidak membuat Kelompok 78 menciut. Mereka semakin menjadi-jadi dengan melaporkan FIFA ke Badan Arbitase Olahraga Internasional (CAS). Pengaduan mereka ditolak oleh CAS karena FIFA adalah badan tertinggi sepakbola dunia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kongres untuk pemilihan Ketua Umum PSSI periode 2011-2015 akhirnya bisa terselenggara sesuai jadwal yaitu tgl 20 Mei tapi sayang Kongres berakhir deadlock karena ulah Kelompok 78 yang terus mempertanyakan  dilarangnya George Toisutta dan Arifin Panigoro. Setelah sesi kedua kongres dimulai hujan interupsi pun mewarnai jalannya kongres.  Agenda sidang yang seharusnya memilih Ketua baru malah dibelokkan oleh kelompok 78 yang ingin meminta penjelasan dari perwakilan FIFA. Thierry Regenass akhirnya buka suara "Sebelumnya saya ingin menyatakan bahwa Sepp Blatter telah memberitahu saya bahwa dirinya ingin mendengar kabar baik darinya saat bertemu di Swiss. Sebenarnya saya adalah seorang pengamat yang tidak akan berbicara sama sekali, tetapi karena saya diminta maka saya akan menjelaskan sejelas-jelasnya," ujar Regenass. “FIFA telah melarang empat orang bukan hanya dua orang, dan salah satu esensi yang wajib dipegang oleh anggota FIFA adalah tidak boleh ada kegiatan yang berada di luar kontrol FIFA." Anda bisa memilih untuk keluar dari FIFA dan AFC, atau anda juga bisa memilih untuk berjalan sesuai dengan regulasi FIFA dan Indonesia bisa berkancah di Internasional, dan juga dapat mensejahterakan sepakbola anda. Saya sadar bahwa ada banyak yang kecewa karena kandidatnya tidak dapat dicalonkan. Tetapi jangan khawatir karena itu bukan akhir segalanya, karena larangan tersebut hanya berlaku untuk kongres tahun ini, empat tahun lagi mereka dapat dicalonkan."  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan perwakilan FIFA ini tidak membuat Kelompok 78 menjadi tenang. Bahkan selain menekan Agum Gumelar, Kelompok 78 pun sempat bersitegang dengan kelompok lainnya yang mengusung calon lainnya. Agum Gumelar pun akhirnya mengambil langkah tegas dengan menghentikan jalannya Kongres. Agum Gumelar sudah tidak bisa mengendalikan jalannya sidang yang sudah tidak kondusif. Dengan berakhirnya Kongres tanpa Ketua baru, hukuman FIFA sudah sangat dekat dan masyarakat pecinta sepakbola akan sanagat sedih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Soeratin pun pasti menangis di alam sana. Para elit PSSI mungkin tidak sadar dengan perjuangan Soeratin yang menjadikan PSSI sebagai alat persatuan dan perjuangan rakyat. Tolonglah berhenti memperjuangkan kepentingan kelompok. Kepentingan rakyat diatas segalanya. Sepak bola adalah jalan hidup bukan alat politik untuk mencapai tujuan kalian. Our Football is not your fucking political machine. (AMTP)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6555891219797388616-3702649938293809513?l=usabperning.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usabperning.blogspot.com/feeds/3702649938293809513/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://usabperning.blogspot.com/2011/06/soeratin-pasti-menangis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6555891219797388616/posts/default/3702649938293809513'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6555891219797388616/posts/default/3702649938293809513'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usabperning.blogspot.com/2011/06/soeratin-pasti-menangis.html' title='Soeratin Pasti Menangis'/><author><name>GhaBlog</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10011166163951775476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_zy8QUHEJF8E/TMbgceKjqkI/AAAAAAAAACM/FCC5qRGAyeg/S220/Gambar691.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6555891219797388616.post-5802851030935293498</id><published>2011-03-27T09:19:00.000-07:00</published><updated>2011-03-27T09:21:28.008-07:00</updated><title type='text'>Persib Tertahan</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language:IN"&gt;Persib Bandung harus menelan pil pahit malam ini keunggulan dua gol di babak pertama tidak bisa dipertahankan. Persipura yang menjadi lawannya berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Zah Rahan dan Titus Bonai. Sebelumnya di babak pertama Persib berhasil unggul 2 gol melalui sundulan kepala Airlangga dan Herman Abanda. Di babak pertama Persib memegang kendali permainan dengan terus bermain menyerang. Bahkan di detik ke 46 Atep sudah mengancam dengan tendangan kerasnya sayang masih tipis disamping gawang Persipura. Lini tengah yang diisi duet Hariono dan Radovic mampu mendikte lini tengah Persipura.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language:IN"&gt;Di babak kedua Persib melakukan kesalahan besar. Persib menurunkan tempo dan itu membuat Persipura mampu mengendalikan permainan. Praktis babak kedua dikuasai oleh Persipura. Banyak peluang-peluang berbahaya yang diciptakan para pemain Persipura dan saya yakin itu membuat jantung bobotoh berdegup kencang. Lewat skema serangan yang baik, mampu menembus jantung pertahanan Persib. Zah Rahan yang memiliki peluang &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;langsung menghukum Persib dengan gol kedudukan pun berubah menjadi 2-1. Daniel Rukito langsung bereaksi dengan memasukkan Gonzalez dan menarik Airlangga untuk menambah daya gedor, tapi sayang Persib sudah terlanjur didikte oleh Persipura. Persib kesulitan mengembangkan permainan. Akibatnya pun fatal, di menit 89 Titus Bonai berhasil membobol gawang Persib dan merubah kedudukan menjadi 2-2. Sampai peluit panjang dibunyikan kedudukan tidak berubah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language:IN"&gt;Hasil ini membuat Persib belum bisa menang atas Persipura sejak 2004. Dua gol yang bersarang di gawang Persib menunjukan lini belakang masih menjadi titik lemah Persib di musim ini. Kehadiran Abanda memang menambah warna baru di lini belakang Persib tapi sayang masih belum bisa mendongkrak performa lini belakang secara keseluruhan. Danil dan Robby Darwis yang notabene mantan bek tangguh harus bekerja keras untuk memperbaiki kinerja lini belakang. Masih banyak sisa pertandingan untuk mendongkrak posisi di klasemen dan menjaga harga diri Persib sebagai tim besar di Indonesia. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language:IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language:IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language:IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language:IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language:IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language:IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language:IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language:IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language:IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language:IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language:IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language:IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language:IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language:IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language:IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6555891219797388616-5802851030935293498?l=usabperning.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usabperning.blogspot.com/feeds/5802851030935293498/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://usabperning.blogspot.com/2011/03/persib-tertahan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6555891219797388616/posts/default/5802851030935293498'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6555891219797388616/posts/default/5802851030935293498'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usabperning.blogspot.com/2011/03/persib-tertahan.html' title='Persib Tertahan'/><author><name>GhaBlog</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10011166163951775476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_zy8QUHEJF8E/TMbgceKjqkI/AAAAAAAAACM/FCC5qRGAyeg/S220/Gambar691.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6555891219797388616.post-3931988863293414204</id><published>2011-03-13T22:36:00.000-07:00</published><updated>2011-03-13T22:37:48.210-07:00</updated><title type='text'>Away Day Karawang</title><content type='html'>&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-priority:99;  mso-style-qformat:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;  mso-para-margin:0cm;  mso-para-margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:10.0pt;  font-family:"Times New Roman","serif";  mso-ansi-language:IN;  mso-fareast-language:IN;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 16pt; line-height: 150%;" lang="IN"&gt;AWAY DAY KARAWANG&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Seperti biasa penyakit saya kambuh saat disuruh harus menulis, bingung harus memulai dari mana. Baiklah kita mulai saja dari kebingungan saya. Selain bingung harus memulai darimana, saya pun bingung harus memberi judul apa pada tulisan ini. Melihat permainan Persib yang terus berkembang, aksi bintang baru Matsunaga Shoei yang mempesona, atmosfir stadion yang sampai membludak kepinggir lapangan. Aslinya saya bingung, tapi yang pasti saat menulis tulisan ini lengan kiri saya masih terasa sakit akibat 5 pukulan pentungan Polisi. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Kejadian pemukulan ini merupakan yang pertama dalam hidup saya, dan saya pun tidak menyangka akan terjadi hal seperti itu. Sejak berangkat dari Jakarta bersama pecinta Persib lainnya jam 3 sore saya tidak punya firasat buruk tentang polisi. Kejadian pemukulan ini terjadi saat saya dan ribuan suporter lainnya akan memasuki stadion. Saat itu waktu sudah menunjukan hampir jam 6 tapi pintu masuk yang kecil itu tidak kunjung di buka ini menyebabkan banyak bobotoh yang marah dan mencoba mendobrak pintu tersebut. Keadaan saat itu sudah tak terkendalai saling dorong pun terjadi yang kasian sih anak-anak dan perempuan, banyak diantara mereka yang kesusahan bernafas dan akhirnya pingsan. Setelah berjuang sekuat tenaga akhirnya saya pun bisa masuk, nah disinilah kejadian itu terjadi. Polisi tersebut meminta tiket dan tiketpun saya kasih dengan senang hati tapi tiket yang harusnya di sobek ternyata hanya dikepal saja dan tidak disobek. Hal ini membuat saya marahkarena saya yakin tiket itu akan dijual lagi dengan spontan saya mengucapkan kata-kata yang saya akui itu tidak sopan, setelah saya naik tangga tiba-tiba polisi itu memukul saya dari belakang dengan pentungannya yang panjang, saya pun sempat melawan dengan menarik pentungan itu tapi pukulannya semakin membabi buta padahal temannya sudah coba menenangkannya. Saya pun disuruh naik cepat oleh bobotoh lainnya untuk menghindari pukulan yang lebih gila. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Sesampainya di tribun, gila penuh banget mau nyari tempat duduk aja susah. Dari belakang nyuruh kita duduk, tapi mau duduk gimana, keadaannya aja padet banget akhirnya jongkok enggak berdiri pun enggak. Tidak nyaman dengan kondisi seperti itu saya maksa untuk naik ke deretan tribun paling atas, dan akhirnya Kang Agus Cakung pentolan Viking Jabotabek memanggil dan memberikan sedikit tempat duduk walaupun pandangan ke lapangan terhalang oleh tembok tapi tak apalah. Kami pun berbincang-bincang membicarakan panpel pelita yang kurang profesional dalam menyelenggarakan pertandingan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Sepuluh menit berselang akhirnya sang pujaan hati Persib turun ke lapangan pertandingan. Persib disambut dengan gegap gempita, bunyi mercon dan kembang api nampak meluncur dari tribun yang saya tempati tapi sayang ada satu mercon yang malah meluncur ke tengah lapangan dan percikannya mengenai salah seorang pemain Persib untung tidak sampai cedera. Tapi saya yakin itu murni ketidaksengajaan, dan itu jangan diperpanjang semua Bobotoh pasti mencintai Persib dan tidak mungkin akan melukai Persib.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Kick of pun dimulai saat jam di handphone menunjukan pukul 19.02. Daniel Rukito menurunkan Matsunaga Shoei dan Cristhian Gonzalez di lini depan. Persib mengawali pertandingan dengan penuh semangat. Sepuluh menit awal praktis dikuasai oleh Persib, umpan-umpan pendek yang dikombinasikan dengan umpan satu dua benar-benar menghibur kami yang terus menerus memberikan dukungan di tribun. Entah di menit ke berapa serangan balik cepat Persib menghukum Pelita dengan gol cantik dari Matsunaga. Kreator gol itu adalah gelandang petarung Hariono yang mendapat bola liar, dia langsung mengirimkan bola ke Matsunaga yang terlepas dari jebakan offside, dan dengan mudah Matsunaga mengubah skor menjadi 1-0. Sorak sorai bobotoh pun menggema di stadion milik pemerintah Karawang ini. Sebagian bobotoh di tribun timur yang dekat ke utara menyanyikan nama Matsunaga..Matsunaga...Matsunaga. Pemain yang satu ini memang tampil gila mungkin dia termotivasi dengan dukungan yang diberikan oleh bobotoh. Tapi sepertinya Matsunaga ingin memberikan hadiah ulang tahun untuk Persib yang pada tanggal 14 Maret bertambah umurnya menjadi 78.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Gol pemain asal Jepang ini mengangkat mental bertanding skuad Pangeran Biru. Persib menguasai jalannya pertandingan, tapi ada hal yang aneh pada pertandingan kemaren Gonzalez diganti di pertengahan babak pertama oleh Rahmat Affandi. Mungkin Daniel ingin lini depannya lebih hidup dan terus memberikan tekanan kepada Pelita. Pelita Jaya hanya sesekali melakukan serangan dan itu pun tidak ada yang begitu berbahaya. Kali ini Maman cukup sukses dalam meredam Safee Sali pemain Pelita. Sampai berakhirnya babak pertama Persib masih bisa mempertahankan keunggulannya atas tuan rumah. Tapi sayang di babak pertama pemain pelita bermain keras menjurus kasar, beruntung tidak ada pemain Persib yang sampai cedera.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Suasana panas di lapangan nampaknya menular ke tribun penonton, cacian dan makian dari tribun selatan dan timur menggema dan dikirimkan untuk suporter Pelita yang jumlahnya kurang dari 10% kapsitas Stadion Singaperbangsa. Suporter bayaran seperti suporter Pelita memang pantas dihina. Dari tribun timur nampak seorang bobotoh yang melambai-lambaikan uang kertas sebagai bentuk penghinaan terhadap suporter Pelita. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Siapa bilang Jawa Barat Pelita (A***g) &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Jawa Barat milik kita semua&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Yang bilang Jawa Barat Pelita (A***g)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Itu orang yang tidak sekolah&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Lagu ini tak henti-hentinya dinyanyikan oleh sebagian bobotoh Persib. Atmosfir yang ditunjukan bobotoh sepertinya membuat nyali suporter Pelita menjadi ciut, mereka hanya duduk terdiam di bawah “ketiak” polisi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Babak kedua pun dimulai, tapi Persib seperti telat panas. Permainan sedikit dikendalikan oleh tuan rumah Pelita. Pelita menjadi lebih getol melancarkan serangan ke lini pertahanan Persib. Serangan yang terus menerus akhirnya menghasilkan tendangan pinalti untuk Pelita setelah Maman yang menjatuhkan diri menyentuh bola di kotak terlarang. Saya tidak tahu siapa penendang pinalti tersebut, karena saat itu saya menutup mata tidak mau melihat gawang Persib terkoyak, tapi akhirnya Markus pun harus memungut bola dari gawangnya. Skor pun berubaha jadi 1-1&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Kondisi itu membuat panas dan marah bobotoh Persib ditambah perayaan provokatif dari suporter Pelita. Saat itu bayang-bayang tragedi tahun lalu berkumpul di otak saya. Kalau sampai kalah Karawang bisa rusuh lagi, bukan karena tidak bisa menerima kekalahan tapi karena perlakuan wasit. Banyak keputusan wasit yang menguntungkan tuan rumah, dan tidak ada satupun pemain Pelita yang mendapat kartu merah padahal Matsunaga dan pemain lainnya terus dikasari oleh pemain Pelita. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Danil Rukito langsung bereaksi, dia memasukan Eka Ramdani menggantikan Isnan Ali. Masuknya Eka menambah daya gedor Persib menjadi lebih atraktif. Serangan demi serangan terus dilancarkan, Matsunaga seperti tak kenal lelah, dia terus berlari dan bertarung merebut bola. Lini tengah Persib yang dikomandoi pemain baru begitu disiplin, lini belakang bermain lugas untuk menghalau serangan balik Pelita. Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga dari kepala Herman Abanda pemain yang baru didatangkan pada putaran kedua. Abanda menyundul bola hasil tendangan pojok Eka. Pemain Pelita mencoba menghalaunya tapi sayang bola sudah masuk ke gawang dan skor pun berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan Persib. Abanda pun berlari ke arah tribun selatan untuk merayakan golnya dengan bobotoh Persib. Setelah gol itu hati saya dan puluhan ribu orang lainnya menjadi tenang. Keadaan panas di tribun penonton masih berlangsung, di tribun yang ditempati tuan rumah terjadi kericuhan, peonton yang ada di tribun berhamburan turun sepertinya mereka menghindari lemparan batu dari luar stadion. Ini mengingatkan saya tragedi di Tangerang, bedanya saat itu kami melawan walaupun jumlah kami sedikit.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Di lapangan pertangdingan Persib masih memegang kendali permainan setelah unggul praktis Persib hanya mempertahankan hasil. Persib hanya menyisakan Matsunaga di lini depan dan lebih fokus ke lini pertahanan. Para defensore Persib berhasil menjalankan tugasnya dengan baik dalam meredam serangan Pelita. Saat injury time suporter Pelita memeilih pulang terlebih dahulu. “Balik a***g suporter bayaran g****g” teriak seorang bobotoh di sampin saya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Sampai peluit panjang dibunyikan Persib berhasil mempertahankan keunggulannya. Kemenangan ini disambut dengan kegembiraan dan suka cita. Seorang bobotoh yang kira-kira berusia 30an, nampak mengucapkan syukur kepada Tuhan dan dari sudut matanya saya tahu dia menangis dan pastinya tangis kebahagian. Bagi bapak itu, bagi kami Persib lebih dari sekedar sepak bola. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Sebelum meninggalkan lapangan para pemain memberikan salam dan rasa terima kasih kepada seluruh bobotoh. Seluruh pemain terlebih dahulu menghampiri tribun timur lalu bergeser ke tribun selatan. Persib mengan Bobotohpun senang. Begitulah akhir dari malam Minggu yang indah. Terima Kasih Persib Bandung. Terus judul tulisan ini apa??? Masa sih tanpa judul?? Awayday Karawang karena ini pertandingan away di Karawang, atau Goyang Karawang karena banyak bobotoh yang bergoyang merayakan kemenangan Persib? Guru dan Dosen saya pernah bilang judul itu harus menarik dan sepertinya Awayday Karawang lebih menarik bukan??&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Persib till I die&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6555891219797388616-3931988863293414204?l=usabperning.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usabperning.blogspot.com/feeds/3931988863293414204/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://usabperning.blogspot.com/2011/03/away-day-karawang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6555891219797388616/posts/default/3931988863293414204'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6555891219797388616/posts/default/3931988863293414204'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usabperning.blogspot.com/2011/03/away-day-karawang.html' title='Away Day Karawang'/><author><name>GhaBlog</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10011166163951775476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_zy8QUHEJF8E/TMbgceKjqkI/AAAAAAAAACM/FCC5qRGAyeg/S220/Gambar691.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6555891219797388616.post-8869812377753738881</id><published>2010-09-03T00:35:00.000-07:00</published><updated>2010-09-03T00:40:55.196-07:00</updated><title type='text'>NURDIN DI "GOYANG" (KEMBALI)</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Tanggal 4 Juni lalu KOI mengesahkan AD/ART terbarunya. Pengesahan AD/ART ini sudah disetujui secara aklamasi oleh para anggota yang hadir pada Kongres Istimewa KOI bulan Mei lalu. AD/ART ini pun sudah dikirim ke Komite Olahraga Internasional (IOC). Pengesahan AD/ART ini membuat Ketua Umum PSSI Nurdin Halid kebakaran jenggot. Ya.. Karena dalam AD/ART terbaru ini ada pasal yang menyebut soal larangan seorang mantan narapidana memimpin organisasi olahraga nasional..&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Kita semua tahu Nurdin pernah dua kali mendekam di “hotel” Cipinang karena terkait 2 kasus korupsi. Pertama kasus penyelundupan gula impor illegal pada 2004. Satu lagi tahun 2007 kasus korupsi impor beras dan minyak goreng.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Nurdin pun marah dengan pasal dalam AD/ART KOI ini. Pasalnya Nurdin tidak bisa mencalonkan lagi sebagai ketua untuk periode mendatang. Pria kelahiran Bone ini seperti di “goyang “ kembali. Pada tahun 2009 FIFA juga sempat tidak mengakui status Nurdin sebagai Ketua Umum PSSI karena status mantan napinya menyalahi statute FIFA. Tapi akhirnya lewat lobi-lobi yang intensif dari konco-konco Nurdin di jajaran teras PSSI, FIFA pun mengakui Nurdin sebagai Ketua Umum PSSI.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Dalam dialognya dengan salah seorang wartawan media olahraga Nasional, Nurdin tidak mengakui pengesahan AD/ART KOI tersebut. “Pengesahan AD/ART menyalahi aturan organisasi. Seharusnya rancangan draf AD/ART yang telah disusun tim pokja yang diketuai Ketua KOI Rita Subowo dipaparkan ke rapat pleno, tidak serta merta disahkan dan langsung dikirim ke IOC” kata pria asal Makasar ini.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Nurdin pun tidak akan menuruti isi pasal soal mantan napi dalam AD/ART KOI. Alasannya AD/ART tersebut menyalahi UUD 45 pasal 28, UU no 3 tahun 1999 tentang HAM, dan UU no 11 tahun 2005 tentang Ratifikasi, Konvensi Hak Sipil dan Politik.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Dengan nada berapi-api Nurdin berkata “Perlu dicatat jangankan untuk menjadi Ketua Umum PSSI, untuk menjadi &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Presiden&lt;/st1:city&gt; &lt;st1:state st="on"&gt;RI&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt; sekalipun saya diperbolehkan. Lha ironisnya KOI justru mengebiri hak azasi saya sebagai warga Negara. Kasihan dong saya dan Bob Hasan (Ketua PASI) hanya karena pernah mendekam di penjara lantas tidak boleh aktif membina dan memajukan dunia olahraga nasional.”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Nurdin pun memberikan sejumlah nama seperti A.M. Fatwa yang pernah dipenjara tapi di kemudian hari menjadi wakil Ketua MPR/DPR. Nelson Mandela yang diperlakukan amat istimewa oleh FIFA saat penyelenggaraan WC 2010 Afsel padahal Mandela pernah dipenjara selama 28 tahun.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Sah-sah saja jika Nurdin protes karena dia punya tameng hukum dalam UU yang disebut di atas. Tapi jika Nurdin memberikan contoh seperti A.M. Fatwa dan Nelson Mandela itu konteksnya sangat berbeda dengan Nurdin saat ini. A.M. Fatwa dijebloskan ke penjara karena pandangan politiknya bersebrangan dengan politik Orde Baru pimpinan Presiden Soeharto yang berkuasa saat itu. Sedangkan Nelson Mandela terbelenggu dalam penjara selama hampir 28 tahun karena melakukan perlawanan terhadap rezim Apartheid yang membedakan warna kulit di Afrika Selatan. Setelah rezim Orde Baru dan Aparheid runtuh A.M. Fatwa dan Mandela bahkan dianggap sebagai pahlawan. Sedangkan Nurdin dua kali masuk penjara karena kasus korupsi yang selama ini sangat di benci masyarakat &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Pembentukan AD/ART KOI didasari oleh etika dan keinginan luhur olahraga sebagai ajang yang menjunjung tinggi kehormatan, kejujuran, persahabatan dan disiplin. Kita lihat saja faktanya di masyarakat, PSSI di bawah pimpinan Nurdin Halid seperti tidak memiliki wibawa. Cemoohan, hinaan dan umpatan setiap harinya terus keluar dari mulut masyarakat &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; dengan miskinnya prestasi timnas, maraknya kasus suap, penyelenggaraan kompetisi yang masih acak-acakan bin amburadul, anarkisme dan hal buruk lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Buka hati nurani Anda Bapak Nurdin Halid yang terhormat. Sampai detik ini Anda tidak bisa memberikan citra positif&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;bagi masyarakat &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;. Masyarakat sudah kenyang dengan program kerja yang Anda anggap baik selama ini tapi kenyataannya prestasi timnas terus menukik tajam. Kalau Anda memang memiliki niat tulus untuk memajukan sepak bola &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; berjiwa satria lah untuk turun dari singgasana Anda saat ini.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Untuk memajukan sepak bola nasional tidak menjadi Ketua Umum PSSI pun Anda bisa melakukannya, contohnya Anda bisa mendirikan Akademi Sepak Bola yang bisa mencetak pemain-pemain hebat di masa mendatang.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6555891219797388616-8869812377753738881?l=usabperning.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usabperning.blogspot.com/feeds/8869812377753738881/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://usabperning.blogspot.com/2010/09/nurdin-di-goyang-kembali.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6555891219797388616/posts/default/8869812377753738881'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6555891219797388616/posts/default/8869812377753738881'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usabperning.blogspot.com/2010/09/nurdin-di-goyang-kembali.html' title='NURDIN DI &quot;GOYANG&quot; (KEMBALI)'/><author><name>GhaBlog</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10011166163951775476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_zy8QUHEJF8E/TMbgceKjqkI/AAAAAAAAACM/FCC5qRGAyeg/S220/Gambar691.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6555891219797388616.post-2090326499073933962</id><published>2010-08-15T01:16:00.001-07:00</published><updated>2010-08-15T01:16:37.913-07:00</updated><title type='text'>Peluang MU</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;Di era Premier League terkait dengan perebutran gelar The Shield pernah muncul pola yang memperlihatkan bahwa pemenang The Shield cenderung tidak bisa menjuarai Premier League. Fakta ini berubah seiring datangnya taipan minyak asal Rusia Roman Abramovich pada musim 2003/2004. Abramovich menjadikan Chelsea tim bertabur bintang yang sangat disegani. Pada musim 2005/2006 The Blues tercatat bisa mengawinkan gelar The Shield dengan mahkota Premier League. Sejak saat itu muncul pola baru yaitu tim yang menjuarai Community Shield berhasil merebut trofi Premiership. Kecuali pada musim 2006/2007 saat Liverpool juara The Shield tapi trofi Premiership direbut MU.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;Community Shield musim ini telah digelar dan MU sebagai Juaranya setelah mengalahkan Chelsea 2-0. Walaupun menjuarai The Shield MU belum pasti bisa meraih gelar Premiership seperti pada musim 2007/2008 &amp;amp; 2008/2009 saat mereka mengawinkan gelar The Shield dengan Premiership. Musim ini dipastikan akan lebih berat dari musim lalu. Calon Juara tidak hanya di kuasai lagi oleh 2 atau 3 klub tapi menjadi 5 klub. Chelsea, MU, Arsenal, Liverpool, dan Man City. MU harus lebih berhati-hati dan penuh konsentrasi menhadapi musim ini. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;Chelsea walaupun ditinggal Ballack, Deco, Joe Cole masih menjadi favorit terkuat juara. Chelsea memang kurang “garang” dalam bursa transfer mereka hanya mendatangkan Yossi Benayoun dari Liverpool dan Ramires gelandang muda berbakat asal Brazil. Tapi dengan skuad lama yang rata-rata membela Chelsea lebih dari 3 musim akan menjadikan permainan Chelsea lebih padu karena pemainnya sudah saling mengenal satu sama lain. Arsenal pun akan menghadirkan terror bagi MU, skuad muda Arsene Wenger ini lebih matang dan dewasa dari musim lalu. Perginya Eduardo tidak berpengaruh karena mereka dapat penggantinya dalam diri Maroune Chamakh yang diyakini akan bersinar bersama Arsenal. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;Liverpool pun demikian mereka sangat ingin mengakhiri puasa gelar Premiership. Walaupun mereka sempat diterpa krisis kepemilikan tapi pelatih Roy Hodgson berhasil menggaet Joe Cole dari Chelsea dan mempertahankan Gerrard dan Torres yang selalu diisukan akan hengkang dari Anfield. Keadaan ini membuat kamar ganti The Kop menjadi harmonis, ketiga pemain itu akan menjadi kunci bagi Liverpool untuk meraih gelar. Satu lagi yang akan membuat musim ini lebih sulit ditebak siapa juaranya adalah kekuatan uang Man City. Tim sekota MU ini begitu royal dalam membeli pemain. The Citizen tecatat menghabiskan 80 juta pound (Rp 1,1 triliun) untuk membeli David Silva, Boateng, Kolarov, dan Yaya Toure. Pengeluaran City masih bisa bertambah mengingat mereka masih bernegosiasi untuk pembelian Ibra dan Balloteli. Kehadiran para pemain bintang di tubuh Man City menjadikan mereka berpeluang meraih gelar Premier League.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;Belum lagi tim-tim seperti Tottenham, Aston Villa, Fulham ataupun Brimingham diyakini akan membuat jalan MU untuk mengawinkan gelar The Shield dan Premiership menjadi lebih berat. Tapi dalam sepakbola semuanya masih bisa terjadi. Kita lihat saja setelah 38 pertandingan digelar. Siapapun juaranya dipastikan tidak akan mudah meraihnya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6555891219797388616-2090326499073933962?l=usabperning.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usabperning.blogspot.com/feeds/2090326499073933962/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://usabperning.blogspot.com/2010/08/peluang-mu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6555891219797388616/posts/default/2090326499073933962'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6555891219797388616/posts/default/2090326499073933962'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usabperning.blogspot.com/2010/08/peluang-mu.html' title='Peluang MU'/><author><name>GhaBlog</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10011166163951775476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_zy8QUHEJF8E/TMbgceKjqkI/AAAAAAAAACM/FCC5qRGAyeg/S220/Gambar691.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6555891219797388616.post-2193688502576130126</id><published>2010-08-12T08:22:00.001-07:00</published><updated>2010-08-12T08:29:08.689-07:00</updated><title type='text'>Hanya Ada di Indonesia</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Ya itulah judul yang pantas untuk apa yang terjadi di final Piala &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; yang berlangsung di Solo tgl 1 Agustus lalu. Sepak Bola &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; selalu saja menghadirkan kontroversi daripada prestasi yang bisa dibanggakan. Apa yang terjadi di Solo merupakan tanda kalau PSSI sudah tidak memiliki lagi wibawa di mata institusai lainnya di negri ini. Seperti kita tahu dalam pertandingan final yang mempertemukan juara bertahan Sriwijaya FC dan Arema Malang sempat terhenti hampir satu jam lamanya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Pada saat itu Kapolda Jateng Irjen Polisi Alex Bambang Riatmodjo meminta pergantian wasit. Menurut Alex,&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;wasit Jimmy Natpitupilu asal &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; yang memimpin jalannya pertandingan final itu berat sebelah. Kejadian bermula saat striker Arema asal Singapura Noh Alam Shah melakukan tendangan kung fu yang membahayakan pemain bertahan Sriwijaya FC. Jimmy pun langsung menghadiahi Along kartu merah. Keputusan Jimmy ini memancing kemarahan Aremania yang memadati stadion Manahan Solo. Oknum Aremania melakukan pelemparan ke dalam lapangan pertandingan dan merusak fasilitas Stadion Manahan Solo.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Pada saat jeda babak pertama dengan alasan keamanan Kapolda Jateng meminta pergantian wasit. Permintaan ini sontak membuat kaget perangkat pertandingan dan wasit Jimmy sendiri. Benar-benar memalukan!!!! Kapolda Jateng itu mengaku menyukai sepak bola tapi nampaknya dia tidak mengerti peraturan dalam sepak bola. Dalam Law of the game wasit dalam sebuah pertandingan bisa digambarkan seorang raja yang absolut tidak ada yang bisa menurunkannya dari singgasana. Jangankan Kapolda, Presiden sekalipun tidak bisa mengganti wasit. Perggantian wasit hanya terjadi bila wasit yang memimpin pertandingan tidak mampu melanjutkan tugasnya karena sakit itu pun harus ada &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;surat&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; keterangan dari Dokter.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Apapun alasannya apa yang dilakukan oleh Kapolda Jateng itu menambah aib sepakbola kita. Ini hanya benar-benar terjadi di &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;. Saat babak 16 besar Piala Dunia 2010&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;yang mempertemukan Inggris vs German terjadi kontroversi saat gol Lampard tidak di sahkan wasit, tapi kepolisian setempat tidak meminta pergantian wasit. Padahal saat itu stadion dipadati oleh Hooligan Inggris yang terkenal tukang rusuh. Contoh lainnya semifinal Liga Champion antara &lt;st1:city st="on"&gt;Chelsea&lt;/st1:city&gt; vs &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Barcelona&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;. Dalam pertandingan itu terjadi 4 kali pelanggaran yang sangat jelas di kotak pinalti Barca tapi wasit tidak menunjuk titik putih. Saat itu pun kepolisian &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;London&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; tidak meminta pergantian wasit. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Polisi itu dilatih untuk menghadapi situasi – situasi genting, kenapa harus takut dengan kerusuhan????? Bila memang terjadi kerusuhan bertindak tegaslah pada pelaku kerusuhan itu. Contohlah kepolisian Inggris dalam menindak para Hooligan. Kepolisian Inggris membentuk satuan anti Hooligan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Kejadian memalukan ini jangan sampai terulang lagi dikemudian hari. Kepolisian harus mengetahui batas-batas kekuasaan mereka yang tidak bisa memasuki ranah sepak bola. Begitu juga dengan PSSI yang harus terus berbenah dalam berbagai aspek untuk kemajuan sepakbola &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;ACAB&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;PSSI BANGSAT&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6555891219797388616-2193688502576130126?l=usabperning.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usabperning.blogspot.com/feeds/2193688502576130126/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://usabperning.blogspot.com/2010/08/hanya-ada-di-indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6555891219797388616/posts/default/2193688502576130126'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6555891219797388616/posts/default/2193688502576130126'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usabperning.blogspot.com/2010/08/hanya-ada-di-indonesia.html' title='Hanya Ada di Indonesia'/><author><name>GhaBlog</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10011166163951775476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_zy8QUHEJF8E/TMbgceKjqkI/AAAAAAAAACM/FCC5qRGAyeg/S220/Gambar691.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6555891219797388616.post-5994984794971574475</id><published>2010-08-12T08:16:00.000-07:00</published><updated>2010-08-12T08:20:27.737-07:00</updated><title type='text'>Raul Gonzalez</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" align="center" style="text-align: justify;"&gt;Pagi ini saya membaca tabloid sepakbola yang sudah cukup lama dan terkenal di negeri ini. Berita-berita dalam tabloid ini terbilang up to date ditambah penyajiannya yang menarik semakin memanjakan mata. Tabloid mingguan yang dipimpin oleh &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Adrian&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;. S. Herlambang ini selalu mengupas profil pemain bintang di halaman 16 &amp;amp; 17. Edisi kali ini mengupas tentang Raul Gonzalez sang Pangeran &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Madrid&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt; Jika kita berbicara tentang Raul Gonzalez Blanco maka kita berbicara tentang legenda hidup Real &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;Madrid&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt;. Sang Pangeran &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;Madrid&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt; yang lahir 27 Juni 1977 ini menghabiskan 16 tahun karir sepakbolanya bersama Real Madrid. Lebih istimewa lagi 16 tahun itu menghasilkan 16 trofi bagi el Real. Rinciannya 3 Liga Champion Eropa, 6 La Liga, 2 Piala Dunia Antar Klub, 1 Super Eropa, 4 Super Spanyol&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt; Saat ini sang Pangeran &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Madrid&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt; telah berganti status menjadi Kaisar Schalke 04. Hari Senin (26/7) Raul telah resmi meninggalkan Real Madrid dan bergabung dengan klub Jerman yang ambisius Schalke 04. Tangisan dan teriakan haru seakan meledak saat puluhan ribu Madridistas melepas kepergian Sang Pangeran.&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt; Raul merupakan sosok seorang fenomena yang harus dijadikan contoh oleh para pemain muda saat ini. Selain prestasi yang hebat Raul juga adalah pribadi yang benar-benar hebat. Raul orang yang santun baik di luar maupun di dalam lapangan. Selama berkarir 16 tahun di Real Madrid Raul adalah pemain yang tak pernah mendapatkan kartu merah dari pengadil lapangan. Selain itu Raul pernah tidak mendapat satupun kartu kuning selama lebih dari 2 musim. Hal ini membuat Raul dijuluki &lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;The Gentleman of fair play.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; Catatan yang menakjubkan jika melihat jumlah penampilan Raul yang mencapai 741 laga resmi di semua ajang bersama Los Galacticos.&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; fakta menarik tentang kehidupan keluarga Raul Gonzalez. Raul mencintai sepak bola melebihi segalanya. Saking cintanya pada sepak bola Raul rela meniggalkan Istana Barnebau untuk selalu bermain bersama Schalke 04. Raul punya cara unik menunjukan rasa cintanya kepada sepak bola. Kelima nama anaknya, 4 laki-laki, 1 perempuan terinspirasi oleh nama-nama legenda sepak bola dunia.&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt; Anak pertama Jorge Raul lahir pada 25 Februari 2000. Raul memberi nama Jorge tak lain sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa Jorge Valdano (legenda &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Madrid&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt;) diawal karirnya. Valdano merupakan tokoh sentral di awal Raul meniti karir sepak bolanya. Valdano memberi kepercayaan kepada Raul untuk bermain di tim utama saat masih berusia 17 tahun. Anak kedua yang lahir 20 November 2002 diberi nama Hugo. Nama ini tak lepas dari kekaguman Raul kepada Hugo Shanchez.Begitupun dengan si kembar Mateo dan Hector yang lahir pada 17 November 2005. Hector diambil dari nam Hector Rial legenda &lt;st1:state st="on"&gt;Madrid&lt;/st1:state&gt; lainnya, sedangkan Mateo terinspirasi dari legenda Jerman dan striker terbaik sepanjang &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;massa&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; Bsyern Munchen Lothar Matthaus. Sedangkan satu-satunya anak perempuan diberi nama Maria Gonzalez Redondo lahir pada 4 desember 2009. Nama Redondo diambil dari gelandang andal &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Madrid&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt; dan Spanyol Fernando Redondo.&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6555891219797388616-5994984794971574475?l=usabperning.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usabperning.blogspot.com/feeds/5994984794971574475/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://usabperning.blogspot.com/2010/08/raul-gonzalez.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6555891219797388616/posts/default/5994984794971574475'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6555891219797388616/posts/default/5994984794971574475'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usabperning.blogspot.com/2010/08/raul-gonzalez.html' title='Raul Gonzalez'/><author><name>GhaBlog</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10011166163951775476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_zy8QUHEJF8E/TMbgceKjqkI/AAAAAAAAACM/FCC5qRGAyeg/S220/Gambar691.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6555891219797388616.post-6877769224993433296</id><published>2010-08-09T07:31:00.000-07:00</published><updated>2010-08-09T07:34:51.278-07:00</updated><title type='text'>Bagaimana Nasibmu Kaka</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Ricardo Izecson dos Santos Leite alias Kaka didatangkan oleh Presiden Real Madrid Florentino Perez dari AC Milan pada tahun 2009 dengan nilai transfer mencapai 68,5 juta euro atau setara dengan sekitar &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;            &lt;/span&gt;Rp. 808,7&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;miliar. Kaka didatangkan Perez dalam proyek Los Galacticos jilid 2 bersama Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, Raul Albiol, dan Xabi Alonso. Kaka yang bersinar bersama AC Milan dengan mengantarkan tim kota mode Italia itu menjuarai Liga Champion 2005 dan 2007 gagal menunjukan sinarnya bersama Real Madrid.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Musim lalu di bawah arahan Manuel Pellegrini pilar Brazil di Piala Dunia 2010 ini hanya bermain 25 laga dari 35 jornada. Rinciannya 21 sebagai starter dan 4 sebagai pengganti. Catatan yang kurang bagus untuk pemain berbandrol 68,5 juta euro. Problem cedera lah yang membuat Kaka tidak bisa menunjukan performa terbaiknya. Kaka mengalami hernia dan cedera tulang selangkangan. Sampai saat ini pun cedera Kaka belum sembuh total.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Kaka kembali bergabung ke tim Madrid yang sedang pemusatan latihan di Los Angles Amerika dengan membawa surat rekomendasi dari tim dokter Brazil di Piala Dunia 2010. Surat rekomendasi itu menyatakan Kaka belum sembuh total dari cederanya. Menurut Dr kenamaan di Spanyol Dr. Gonzalez, hanya ada satu cara agar Kaka bisa pulih total dari cederanya yakni naik meja operasi. Resikonya Kaka harus absen 2-4 bulan untuk pemulihan. Ini merupakan kerugian yang besar bagi Real Madrid mengingat besaran gaji Kaka yag mencapai Rp. 1,95 miliar per minggu. Seandainya Madrid tidak melakukan operasi, kondisi fisik Kaka diperkirakan tidak lebih dari 85% kondisi normal. Sedangkan dasar melatih Mourinho, hanya akan pemain yang kondisi fisiknya 100%&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Kondisi ini tak pelak membuat Kaka diprediksi akan mengikuti jejak Raul Gonzalez, Guti Hernandez, dan Crishthop Metzelder yang sudah lebih dulu angkat kaki dari Real Madrid. Saat ini Mourinho membutuhkan seorang bek kanan dan striker murni. Opsi pertama yang mungkin adalah tukar guling dengan striker Barcelona Zlatan Ibrahimovic. Pemain berjuluk Ibracadabra ini pernah bekerja sama dengan Mourinho ketika masih di Inter Milan. Ibra juga tidak mendapat jaminan sebagai pemain inti di Barca seirin dengan kedatangan David Villa di awal musim. Tapi kemungkinan ini tergantung keputusan manajemen Barcelona. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Opsi kedua adalah menerima tawaran dari Manchester City atau Chealseauntuk Kaka. Walau tampil mengecewakan di musim lalu, Madrid masih bisa menjaga nilai juak Kaka di kisaran 30 juta euro. Hasil dari penjualan Kaka bisa dimanfaatkan untuk mendatangkan Maicon dari Inter Milan yang sampai proses negosiasinya masih a lot. Selain itu alokasi gaji Kaka bisa dialihkan untuk menggaji Maicon yang meminta Rp. 75 miliar pertahun.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Bursa transfer masih terbuka lebar sampai akhir Agustus. Berbagai kemungkinan masih bisa terjadi termasuk bertahannya Kaka di Estadio Barnebau. Seandainya Madrid menjual Kaka, public akan mencap pembelian Kaka sebagai pembelian yang gagal mengingat kontribusi Kaka yang minim di musim lalu. Cap gagal ini merupakan aib bagi Presiden Madrid Florentino Perez yang paling bernafsu mendatangkan Kaka pada tahun 2009.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6555891219797388616-6877769224993433296?l=usabperning.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usabperning.blogspot.com/feeds/6877769224993433296/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://usabperning.blogspot.com/2010/08/bagaimana-nasibmu-kaka.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6555891219797388616/posts/default/6877769224993433296'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6555891219797388616/posts/default/6877769224993433296'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usabperning.blogspot.com/2010/08/bagaimana-nasibmu-kaka.html' title='Bagaimana Nasibmu Kaka'/><author><name>GhaBlog</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10011166163951775476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_zy8QUHEJF8E/TMbgceKjqkI/AAAAAAAAACM/FCC5qRGAyeg/S220/Gambar691.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6555891219797388616.post-6168915793931084698</id><published>2010-08-03T05:43:00.000-07:00</published><updated>2010-08-03T05:46:04.647-07:00</updated><title type='text'>Isu Transfer Fabregas</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Liga – liga top di daratan Eropa akan segera dimulai. Hanya hitungan minggu untuk kita menyaksikan seniman lapangan hijau kembali beraksi. Seperti tahun-tahun sebelumnya masa pra musim selalu dihangatkan oleh bursa transfer pemain. Tim-tim kaya Eropa berlomba-lomba untuk meminang pemain incarannya. Salah satunya jawara la liga spanyol &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Barcelona&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;. Setelah sukses mendatangkan David Villa dari &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Valencia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; kini El Barca mencoba “mengajak pulang” mantan pemain muda mereka yang kini berseragam Arsenal Cesc Fabregas. Seperti kita ketahui Cesc Fabregas merupakan produk didikan akademi Barcelona Junior. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Sebelum gelaran Piala Dunia 2010 Afrika Selatan digelar El Barca sudah menyatakan keinginannya untuk memboyong Fabregas ke &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:placetype st="on"&gt;Camp&lt;/st1:placetype&gt; &lt;st1:placename st="on"&gt;Nou&lt;/st1:placename&gt;&lt;/st1:place&gt;. Setelah Piala Dunia selesai dan menghadirkan juara baru yaitu Spanyol, keinginan El Barca semakin nyata saja. Keinginan Azulgrana nampaknya tidak bertepuk sebelah tangan karena sang pemain pun nampaknya berminat kembali ke kampung halamannya. Itu tergambar saat Skuad Spanyol merayakan gelar juara dunia mereka yang pertama. Saat itu Fabregas nampak memakai kaos &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Barcelona&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Tapi menurut analisa saya, kemungkinannya kecil untuk saat ini Fabregas merapat ke Camp Nou. Arsene Wenger pelatih Arsenal tidak akan melepaskan jantung permainan Arsenal ini. Wenger masih sangat membutuhkan tenaga Fabregas untuk mengakhiri puasa gelar selama 6 musim terahkhir ini. &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;Kalaupun dilepas pastinya pihak Arsenal akan mematok harga yang tinggi untuk Fabregas. Sedangkan saat ini El Barca sedang mengalami krisis finansial itu ditunjukan dengan nilai hutang klub sebesar hampir Rp. 5 triliun. Jika Arsenal benar-benar mematok harga tinggi sepertinya El Barca akan berpikir ulang untuk mendatangkan Fabregas.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Faktor lain yang membuat kepindahan Fabregas akan gagal adalah skuad &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Barcelona&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; saat ini. Di bawah arahan Guardiola &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Barcelona&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; masih menggunakan formasi 4-3-3 dengan 3 orang gelandang yaitu Xavi, Iniesta, dan Sergio Basquet. Posisi gelandang bertahan sepertinya akan menjadi milik Sergio Basquet, cukup riskan mengganti Basquet yang sudah menyatu dengan tim oleh Fabregas. Xavi dan Iniesta posisi mereka tak tergantikan jika mereka tidak diserang cedera. Lantas mau di mana Fabregas dengan formasi itu?? Menjadi pemain cadangan seperti di timnas Spanyol??? Ironis seandainya pemain muda sekelas Fabregas duduk manis di bangku cadangan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Tapi dalam sepak bola tidak ada yang tidak mungkin. Semua kemungkinan akan terjadi sebelum jendela transfer ditutup. Apapun yang terjadi pada Fabregas baik tetap bertahan di London Utara ataupun kembali pulang ke Barcelona, semoga saja dia masih bisa memanjakan para pecinta sepak bola dengan permainan cantiknya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6555891219797388616-6168915793931084698?l=usabperning.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usabperning.blogspot.com/feeds/6168915793931084698/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://usabperning.blogspot.com/2010/08/isu-transfer-fabregas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6555891219797388616/posts/default/6168915793931084698'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6555891219797388616/posts/default/6168915793931084698'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usabperning.blogspot.com/2010/08/isu-transfer-fabregas.html' title='Isu Transfer Fabregas'/><author><name>GhaBlog</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10011166163951775476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_zy8QUHEJF8E/TMbgceKjqkI/AAAAAAAAACM/FCC5qRGAyeg/S220/Gambar691.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6555891219797388616.post-4980994867423876730</id><published>2010-07-18T05:38:00.000-07:00</published><updated>2010-07-18T05:51:23.582-07:00</updated><title type='text'>Leg pertama Arema vs Persib</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;Pertandingan leg pertama babak perempat final Piala Indonesia antara Arema Indonesia vs Persib Bandung akhirnya dimenangkan oleh tuan rumah Arema dengan skor yang cukup telak 3-0. Ketiga gol yang dicetak oleh Arema semuanya terjadi di babak ke-2. Di babak pertama Arema mendominasi jalannya pertandingan dengan memeragakan permainan cepat dan menekan pertahanan Persib. Beberapa peluang tercipta lewak kaki Roman Chemelo, M.Ridhuan, dan M.Fakhrudin. Namun karena kesigapan Markus Harisson gawang Persib tetap perawan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;Kehilangan Eka Ramdani dan Satoshi Otomo di lini tengah menyebabkan Persib kesulitan mengimbangi permainan lini tengah Arema. Cucu Hidayat yang diplot untuk mengisi pos Eka Ramdani bermain kurang maksimal, begitu pun dengan Atep yang digeser bermain ke tengah. Nampaknya hanya Hariono yang bermain cukup bagus di babak pertama. Sepuluh menit terakhir babak pertama para pemain Persib mencoba keluar dari tekanan Arema dan melakukan serangan balik ke jantung pertahanan Arema. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;Beberapa kali Gonzalez dan Budi Sudarsono dilanggar oleh para pemain Arema. Sebenarnya Persib mendapat peluang mutiara saat umpan silang Wildansyah dari sayap kiri disambut oleh Budi Sudarsono yang berdiri bebas, Budi pun dilanggar oleh Piere Njanka dan wasit Jimmy asal Jakarta tanpa ragu menunjuk titik putih. Sayang seribu sayang Gonzalez yang menjadi eksekutor pinalti gagal menaklukan kipper masa depan Indonesia Kurnia Meiga. Tendangan keras Gonzalez berhasi di tepis dengan gemilang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;Di awal babak kedua Persib mencoba menguasai pertandingan dengan memainkan bola dari kaki ke kaki. Tapi sayang suplai bola ke lini depan yang minim dan berlapisnya pertahanan Arema membuat serangan Persib mudah dimentahkan. Sebaliknya Arema membuka keunggulan di menit 60 melalui tendangan Volly Rahmad Affandi memanfaatkan umpan lambung Zulkifli dari sisi kiri pertahanan Persib. Selang beberapa menit Arema menambah keunggulannya lewat pinalti Piere Njankan setelah tendangan volley Dendy Santoso mengenai tangn Gilang Angga. &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 15px; line-height: 17px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;Unggul 2-0 tidak membuat tekanan Arema menjadi longgar, pemain Arema terus menggempur pertahanan Persib dan akhirnya gol ketiga pun lahir melalui Dendy Santoso memanfaatkan celah kosong di sisi kiri pertahanan Persib. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 15px; line-height: 17px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;Sisi kiri pertahanan Persib merupakan kartu mati dalam pertandingan itu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 15px; line-height: 17px; "&gt;&lt;/span&gt;Tertinggal 3 gol membuat Persib mau tidak mau harus bermain menyerang, Robby Darwis memasukan Airlangga dan Munadi untuk menambah daya gedor. Namun lagi-lagi pertahanan Arema yang disiplin membuat serangan Persib selalu gagal. Mendekati akhir pertandingan Persib kembali mendapatkan hadiah pinalti setelah Budi dilanggar di kotak pinalti. Gonzalez yang menjadi eksekutor untuk kedua kalinya kembali gagal menaklukan Kurnia Meiga. Sampai berbunyinya pluit tanda pertandingan berakhir skor tidak berubah 3-0 untuk Arema&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;Hasil ini membuat satu kaki Arema sudah berada di semifinal, sebaliknya akan menjadi tugas berat bagi Robby Darwis untuk membalikkan keadaan saat Persib menjamu Arema di Bandung tgl 22 Juli.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6555891219797388616-4980994867423876730?l=usabperning.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usabperning.blogspot.com/feeds/4980994867423876730/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://usabperning.blogspot.com/2010/07/leg-pertama-arema-vs-persib.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6555891219797388616/posts/default/4980994867423876730'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6555891219797388616/posts/default/4980994867423876730'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usabperning.blogspot.com/2010/07/leg-pertama-arema-vs-persib.html' title='Leg pertama Arema vs Persib'/><author><name>GhaBlog</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10011166163951775476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_zy8QUHEJF8E/TMbgceKjqkI/AAAAAAAAACM/FCC5qRGAyeg/S220/Gambar691.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6555891219797388616.post-4922324040642780052</id><published>2010-07-16T08:35:00.000-07:00</published><updated>2010-07-16T10:35:16.922-07:00</updated><title type='text'>SUPPORTER</title><content type='html'>Dalam sepuluh tahun terakhir ini sepakbola Indonesia menunjukan grafik yang menurun. Janganlah kita berbicara tingkat Asia, tingkat Asean saja Indonesia sudah mulai keteteran  dengan kemajuan yang ditunjukan oleh sesama negara tetangga. Salah satu contohnya Indonesia dalam Piala Tiger yang kini menjadi Piala AFF selalu mudah masuk final, walaupun selalu kalah di partai puncak itu. Sekarang untuk lolos ke semifinal saja Indonesia sudah terengah-engah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Jika dulu Indonesia menjadikan Vietnam, Laos, Kamboja, Filipina, Brunei sebagai lumbung gol sekarang sudah tidak bisa lagi. Negara-negara itu menunjukan grafik yang meningkat terutama dua nama terdepan. Vietnam dengan mengejutkan banyak pihak berhasil menjuarai Piala AFF terakhir dengan menghancurkan raksasa Asia Tenggara Thailnad. Vietnam juga berhasil melangkah lebih jauh dari Indonesia dalam Kualifikasi Pilala Dunia 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Yang paling mengejutkan dan menusuk hati supporter Indonesia adalah kemajuan Laos. Dalam pergelaran Sea Games terakhir Indonesia dikalahkan oleh Loas 2 gol tanpa balas. Kenyataan yang sangat menyakitkan karena dalam sejarah sepak bola Indonesia, Laos tidak pernah bisa mengalahkan Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ada apa dengan sepak bola Indonesia?? Banyak faktor yang menyebabkan sepakbola Indonesia seprti terjun payung. Banyak yang berkata “ Sepak bola Indonesia tidak akan maju karena supporter nya suka pada rusuh” atau “Supporter di Indonesia kampungan, kalau tim kesayangnnya kalah pasti rusuh, wajar saja sepak bola nya tidak maju-maju.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Harus diakui supporter klub Liga Indonesia selalu berbuat rusuh yang menjurus anarkis, tidak hanya  supporter berbeda tim tapi juga supporter dengan tim yang sama. Tak perlu disebutkan lagi kerusuhan yang ditimbulkan oleh mereka. Semua orang sudah tahu bagaimana Viking vs The Jakwaria ataupun Aremania vs Bonek. Tidak hanya 4 kelompok terbesar itu, kelompok lainnya pun selalu berulah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tapi perlu ditekankan &lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:x-large;"&gt;&lt;b&gt;KETERPURUKAN SEPAKBOLA INDONESIA BUKAN KARENA SUPPORTERNYA YANG SUKA RUSUH&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;. Tulisan ini bukan merupakan pembenaran bagi kerusuhan yang selalu ditimbulkan oleh supporter di Indonesia. Segala bentuk kerusuhan itu adalah hal negative apapun alasannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Jika kita berkaca kepada sepak bola Eropa, sepakbola yang sudah sangat maju. Supporter di benua biru itu justru lebih keras dan lebih gila. Di Eropa semua orang sudah tahu reputasi buruk Hooligan dan Ultras. Hooligan merupakan sebutan untuk supporter Inggris dan Ultras sebutan untuk supporter Italia. Dan kemudian nama itu diadopsi oleh negara-negara lain di Eropa bahkan sampai ke Asia. Saya tidak akan menjelaskan lebih jauh lagi tentang Hooligan dan Ultras silahkan saja liat video di bawah ini dan anda nilai sendiri.&lt;br /&gt;&lt;object width="480" height="385"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/PyDiKzonrHs&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/PyDiKzonrHs&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="480" height="385"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="640" height="385"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/c2Qe4EfFi7E&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/c2Qe4EfFi7E&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="640" height="385"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="480" height="385"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/GbLWWa1lte0&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/GbLWWa1lte0&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="480" height="385"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="480" height="385"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/x3htJEBE8-4&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/x3htJEBE8-4&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="480" height="385"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="480" height="385"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/-v_5jeb6hu0&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/-v_5jeb6hu0&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="480" height="385"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;Terakhir bagi kalian yang menganggap keterpurukan sepak bola Indonesia karena ulah supporternya, Kalian &lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:x-large;"&gt;&lt;b&gt;SALAH BESAR!!!!&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;. Selama Rezim NH berkuasa di PSSI sampai kapanpun sepakbola Indonesia tidak akan maju. Rezim NH tidak benar-benar mencintai sepakbola mereka hanya menjadikan PSSI sebagai kendaraan politik untuk mencapai tujuan pribadi dan golongannya&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6555891219797388616-4922324040642780052?l=usabperning.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usabperning.blogspot.com/feeds/4922324040642780052/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://usabperning.blogspot.com/2010/07/dalam-sepuluh-tahun-terakhir-ini.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6555891219797388616/posts/default/4922324040642780052'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6555891219797388616/posts/default/4922324040642780052'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usabperning.blogspot.com/2010/07/dalam-sepuluh-tahun-terakhir-ini.html' title='SUPPORTER'/><author><name>GhaBlog</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10011166163951775476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_zy8QUHEJF8E/TMbgceKjqkI/AAAAAAAAACM/FCC5qRGAyeg/S220/Gambar691.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6555891219797388616.post-8350617149591705248</id><published>2010-07-08T05:51:00.000-07:00</published><updated>2010-07-14T09:28:29.159-07:00</updated><title type='text'>Pelatih dan Propaganda</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://lh3.ggpht.com/_w0H5DSdDBcs/TCiiecjN1jI/AAAAAAAACpo/uDOhmdclMQs/s800/darko1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://lh3.ggpht.com/_w0H5DSdDBcs/TCiiecjN1jI/AAAAAAAACpo/uDOhmdclMQs/s800/darko1.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kompetisi Liga Super Indonesia akan segera datang dan menjadi tantangan bagi Persib Bandung. Tapi sampai sejauh ini Manajemen masih belum menentukan siapa yang akan menjadi arsitek Persib musim depan. Alasan yang diapungkan oleh manajemen memang masuk akal, jika terburu-buru menentukan pelatih untuk musim depan takutnya mengganggu konsentrasi tim yang sedang berjuang untuk merebut gelar tersisa Piala Indonesia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehadiran Daniel Darko Janakovic memang sedikit memberikan gambaran siapa yang akan melatih persib musim depan. Sepertinya hanya menunggu waktu saja bagi Daniel untuk menjadi pelatih kepala Persib. Saya bisa pastikan 75% Daniel akan menjadi pelatih Persib musim depan. Kenapa?? Karena Daniel adalah pilihan dari Konsorsium Peduli Persib yang selama ini menjadi sumber dana bagi Persib. Selain itu Daniel adalah rekomendasi dari pelatih top dunia Bora Milyutinovic yang berhasil membawa beberapa negara berlaga di Piala Dunia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya Daniel jadi menukangi Persib musim depan, selain dia harus memenuhi persyaratan seperti yang saya tulis di postingan sebelum ini dia juga harus menganggap sepak bola seperti perang. Dalam peperangan sebelum kita menghancurkan kota musuh kita harus menhancurkan psikis atau kejiwaan pasukan lawan. Sun Tzu dalam karyanya Ping-fa (The Art of War) menulis. "Semua perang", katanya. "berdasarkan pengelabuan. Oleh karena itu, ketika mampu menyerang, kita harus terlihat tidak berdaya, ketika kita menggunakan kekuatan, kita harus terlihat tidak aktif, ketika kita dekat, kita harus membuat percaya bahwa kita sangat jauh, ketika kita berada jauh, kita harus membuat mereka yakin kita dekat. Tahan musuh, munculkan kekakaucan dan serang mereka".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang bisa dimengerti oleh akal kenapa kita harus menghancurkan atau sekedar mengacaukan mental lawan terlebih dahulu. Karena di saat lawan sedang lengah secara mental kita akan mudah menghancurkan lawan. Untuk melakukan hal tersebut sang pelatih dalam hal ini Daniel bisa menggunakan teknik propaganda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada 7 Teknik Propaganda yang terkenal (disadur dari buku The Fine Art of Prapaganda, Alfred McClung Lee &amp; Alizabeth Briant Lee, 1939)&lt;br /&gt;1. Name Calling, teknik memberikan label buruk pada sesuatu gagasan/orang/lembaga supaya sasaran tidak menyukai atau menolaknya.&lt;br /&gt;2. Glittering Generality, teknik menghubungkan sesuatu dengan ‘kata yang baik’ dipakai untuk membuat sasaran menerima dan menyetujui sesuatu tanpa memeriksa bukti-bukti.&lt;br /&gt;3. Transfer, teknik membawa otoritas, dukungan, gengsi dari sesuatu yang dihargai dan disanjung kepada sesuatu yang lain agar sesuatu yang lain itu lebih dapat diterima.&lt;br /&gt;4. Testimoni (kesaksian), teknik memberi kesempatan pada orang-orang yang mengagumi atau membenci untuk mengatakan bahwa sebuah gagasan atau program atau produk atau seseorang itu baik atau buruk.&lt;br /&gt;5. Plain Folks, teknik propaganda yang dipakai pembicara propaganda dalam upaya meyakinkan sasaran bahwa dia dan gagasan-gagasannya adalah bagus karena mereka adalah bagian dari ‘rakyat’.&lt;br /&gt;6. Card Staking, meliputi pemilihan dan pemanfaatan fakta atau kebohongan, ilustrasi atau penyimpangan, dan pernyataan-pernyataan logis atau tidak logis untuk memberikan kasus terbaik atau terburuk pada suatu gagasan, program, orang, atau produk. Teknik ini memilih argument atau bukti yang mendukung sebuah posisi dan mengabaikan hal-hal yang mendukung posisi itu. Argument-argumen yang dipilih bisa benar atau salah.&lt;br /&gt;7.  Bandwagon, teknik ini digunakan dalam rangka meyakinkan kepada sasaran bahwa semua anggota suatu kelompok (di mana sasaran menjadi anggotanya) menerima programnya, dan oleh karena itu sasaran harus mengikuti kelompok dan segera menggabungkan diri pada kelompok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kagum dengan Jose Mourinho yang saat ini menangani Real Madrid raksasa Spanyol dan Eropa. Terlepas dari tingkah lakunya yang menurut banyak orang krontroversial, dia adalah pelatih yang mampu menerapkan teknik propaganda dengan elegan untuk mengacaukan konsentrasi lawan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini saya belum melihat pelatih Persib yang bisa mengacaukan kejiwaan lawan dengan teknik propaganda. Semoga saja Daniel menjadi pelatih pertama yang melakukan hal tersebut dengan elegan dan tidak kampungan. Semoga saja musim depan di tangan Daniel, Persib bisa meraih kembali mahkotanya yang telah lama hilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LAIN TEU BISA&lt;br /&gt;TAPI CAN BISA&lt;br /&gt;Persib Selalu di Hati&lt;br /&gt;Persib Takkan Pernah Mati&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6555891219797388616-8350617149591705248?l=usabperning.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usabperning.blogspot.com/feeds/8350617149591705248/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://usabperning.blogspot.com/2010/07/kompetisi-liga-super-indonesia-akan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6555891219797388616/posts/default/8350617149591705248'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6555891219797388616/posts/default/8350617149591705248'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usabperning.blogspot.com/2010/07/kompetisi-liga-super-indonesia-akan.html' title='Pelatih dan Propaganda'/><author><name>GhaBlog</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10011166163951775476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_zy8QUHEJF8E/TMbgceKjqkI/AAAAAAAAACM/FCC5qRGAyeg/S220/Gambar691.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh3.ggpht.com/_w0H5DSdDBcs/TCiiecjN1jI/AAAAAAAACpo/uDOhmdclMQs/s72-c/darko1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6555891219797388616.post-6504295197484174882</id><published>2010-06-17T07:49:00.000-07:00</published><updated>2010-06-17T07:50:38.743-07:00</updated><title type='text'>Calon Pelatih</title><content type='html'>Siapa pelatih Persib Bandung untuk musim depan masih menjadi tanda tanya bagi semua bobotoh termasuk saya. Manajemen yang semula berjanji akan mengumumkan pelatih minggu kemarin urung terlaksana, mereka berdalih tidak ingin terburu-buru. Calon pun diapungkan ke publik dari mulai pelatih lokal sampai pelatih asing. Semua calon pelatih itu memeiliki kwalitas dan pengalaman melatih yang bagus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rahmad Darmawan misalnya. Dia berhasil menyulap Sriwijaya FC yang dulunya Persijatim yang notabene tim “kemarin sore” menjadi tim yang yang diperhitungkan di negri ini itu dibuktikan dengan gelar ganda yang diraih oleh Sriwijaya pada tahun 2007. Selain itu Rahmad juga jeli dalam memilih pemain dai berhasil menemukanpemain seperti Keith Jerome Kayamba Ghumbs yang sudah berumur tapi skill dan fisiknya masih seperti pemain berusia 25 tahun. Ivan Venkov Kolev, nama ini mengingatkan saya dengan permainan impresif yang diperagakan oleh timnas Indonesia di ajang Piala Asia. Walaupun waktu itu Indonesisa gagal melaju ke babak selanjutnya tapi formasi 4-3-3 yang diterapkan Kolev pada saat itu memebuat permainan Indonesia lebih menyerang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya ada Jaksen F. Tiago, nama ini sudah tidak asing lagi bagi sepakbola Indonesia. Jaksen tercatat sukses sebagi pemain dan pelatih yang berhasil meraih gelar juara. Saat jadi pemain Jaksen meraih gelar juara bersama Persebaya Surabaya, dan saat menjadi pelatih Jaksen bersama Persipura Jayapura musim lalu. Nama asing lainnya adalah Peter With, memang dia belum pernah melatih klub Liga Indonesia tapi dia berpengalaman melatih timnas negara-negara Asia yang level permainannya lebih tinggi. Satu lagi nama asing yakni Robert Rene Albert pelatih asal Belanda yang mengantar Arema ke tangga Juara musim ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapapun yang akan melatih Persib nantinya harus memiliki kriteria sebgai berikut:&lt;br /&gt;1. DISIPLIN&lt;br /&gt;Inilah modal pertama dan paling utama untuk meraih gelar juara. Sang pelatih harus menerapkan kedisiplinan yang tinggi pada pemainnya. Seperti halnya Mourinho yang memberikan sanksi denda uang kepada pemain nya yang datang terlambat. Kejadian Budi jangan sampai terulang lagi itu sangat memalukan. Sang pelatih juga harus datang lebih awal daripada pemainnya seperti halnya Ranieri, Capello dan Mourinho.&lt;br /&gt;2. PINTAR&lt;br /&gt;Pintar di sini sudah tentu sang pelatih harus mampu meracik taktik dan strategi yang jitu untuk meraih kemenangan di setiap pertandingan. Selain pintar meramu taktik pertandingan sang pelatih juga harus pintar menjaga kondisi ruang ganti supaya tetap kondusif.&lt;br /&gt;3. MOTIVATOR &lt;br /&gt;Tahun 2004 kala Mourinho masih mengarsiteki FC Porto tidak ada yang mengira FC Porto akan menjadi juara Liga Cahmpion Eropa. Salah seorang pemain Porto bilang “Mourinho seorang motivator yang hebat.”&lt;br /&gt;Sang pelatih harus mamapu mengangkat motivasi pemain disaat down dan menjaga agar motivasi pemain tetap tinggi. Bernain dengan motivasi yang tinggi akan membuahkan hasil yang menggembirakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika saya bisa memilih saya lebih suka Kolev yang mengarsiteki Persib musim depan. Siapapun pelatih Persib nantinya kita percayakan kepada Manajemen dan konsorsium. Semoga saja sang pelatih nantinya mampu mengantar Persib meraih gelar juara yang selama ini kita nanti-nantikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LAIN TEU BISA &lt;br /&gt;TAPI CAN BISA&lt;br /&gt;Persib Selalu di Hati&lt;br /&gt;Persib Tak kan Pernah Mati&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6555891219797388616-6504295197484174882?l=usabperning.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usabperning.blogspot.com/feeds/6504295197484174882/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://usabperning.blogspot.com/2010/06/calon-pelatih.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6555891219797388616/posts/default/6504295197484174882'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6555891219797388616/posts/default/6504295197484174882'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usabperning.blogspot.com/2010/06/calon-pelatih.html' title='Calon Pelatih'/><author><name>GhaBlog</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10011166163951775476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_zy8QUHEJF8E/TMbgceKjqkI/AAAAAAAAACM/FCC5qRGAyeg/S220/Gambar691.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6555891219797388616.post-779943326466533376</id><published>2010-05-28T02:13:00.000-07:00</published><updated>2010-07-14T09:39:40.274-07:00</updated><title type='text'>Faktor Kegagalan Persib</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://simamaung.com/wp-content/uploads/2009/10/prsb0910wide.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 403px; height: 252px;" src="http://simamaung.com/wp-content/uploads/2009/10/prsb0910wide.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Liga Super Indonesia edisi kedua tinggal menyisakan satu pertandingan lagi untuk semua tim. Tapi sang juara baru telah lahir yaitu Arema Malang. Bagaimana dengan Persib?? Target Juara yang dipatok di awal musim hancur berantakan. Ada apa dengan Persib?? Berikut analisis saya sebagai bobotoh Persib. Ada faktor internal dan eksternal, tapi saya akan fokus ke faktor Internal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di awal musim Persib harus mengawali pertandingan dengan tandang ke Balikpapan melawan Persiba Balikpapan. Awal yang bagus akan mengangkat moral bertanding, tapi sayang dalam pertandingan ini Persib tidak bisa full team karena beberapa pemain harus menjalani hukuman larangan bermain sebagai imbas dari aksi mogok saat melawan Persitara di musim sebelumnya. Persib pun takluk di takluk di tangan tim beruang madu. Setelah dari Balikpapan Persib langsung ke Makasar untuk menghadapi PSM makasar. Dalam pertandingan kedua ini tidak jauh berbeda dengan di Balikpapan. Persib masih belum bisa turun dengan fullteam karena masih beberapa pemain inti masih dalam hukuman komdis. Akhir pertandingan pun mengecewakan, Persib kembali tumbang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;BANYAK KEHILANGAN POIN TANDANG&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;Musim ini Persib banyak kehilangan poin saat memainkan laga di kandang lawan. Dari 17 laga tandang, Persib hanya mampu meraih 2 kemenangan dari Bontang FC dan Persik Kediri. 3 seri dari Arema, Persipura dan Sriwijaya dan sisanya 12 kali kalah. Yang lebih ironi Persib kehilangan poin dari tim-tim yang diatas kertas kwalitasnya masih di bawah Persib seperti Pelita Jaya, Persitara, Persema, Persela, Persisam, PSPS. Ini merupakan rekor buruk bagi tim sekelas Persib yang dihuni pemain bintang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;KEHILANGAN PEMAIN BINTANG&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kepergian beberapa pemain bintang nampaknya mempengaruhi permainan Persib yang paling kentara adalah kepergian Suchao Nuchtnum dan Hilton Moreira. Suchao harus pulang kampung di bulan Februari karena masa peminjamannya dengan tim Thailand T.O.T Electric telah habis. Suchao pilar penting di lini tengah Persib.Kepergian Suchao membuat kekuatan lini tengah Persib jelas berkurang. Hilthon Moreira harus absen sampai akhir musim karena cedera lutut yang parah. Padahal saat itu Hilthon dalam puncak performanya. Selain Suchao dan Hilthon ada satu bintang lagi yang pergi yaitu Sintaweechai Kosin. Kiper yang memberikan jaminan keamanan di depan gawang harus pulang di bulan Maret untuk kembali ke tim asalnya Chonburi FC. Tapi untuk posisi kipper ini Persib dapat pengganti yang sepadan yakni kipper timnas Markus Horrison. Sedangkan Satoshi Otomo yang didatangkan untuk menempati pos Suchao tidak sesuai harapan. Setali tiga uang dengan Budi Sudarsono yang di plot untuk mengisi kekosongan yang di tinggalkan Hilthon tidak mampu menunjukan permainan terbaiknya. Malah sebaliknya Budi kerap melakukan tindakan indisipliner yang mengganggu keharmonisan tim. Ini yang harus di benahi musim depan, Persib jangan tergantung pada 1 atau 2 pemain bintang Persib harus bermain secara tim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SKEMA DAN KOMPOSISI YANG MONOTON&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Musim ini pelatih Jaya Hartono terlalu terpaku dengan skema tradisonal 3-5-2. Jaya seakan tidak mau bereksperimen dengan skema lain yang lebih modern seperti 4-4-2 atau 4-3-3. Padahal skuad Persib diisi oleh pemain yang cocok dengan skema modern itu. Selain itu Jaya jarang sekali melakukan rotasi pemain. Hampir setiap pertandingan pemainnya itu-itu saja, kalupun ada perubahan itu karena cedera atau hukuman akumulasi kartu kuning. Dengan skema dan komposisi yang jarang berubah membuat lawan mudah membaca gaya permainan Persib. Saya tidak tahu apa yang ada dalam benak Jaya. Tapi saya hargai Jaya lebih tahu tentang tim nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;KURANG BERUNTUNG&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;Dalam sepak bola tidak hanya taktik, skill, dan strategi tapi keberuntungan juga mempengaruhi hasil dalam pertandingan. Tidak sedikit tim – tim yang bermain bagus dan cantik gagal memenangkan pertandingan. Saat melawan Persipura di Makasar Persib bermain cantik dengan menciptakan banyak peluang berbahaya tapi hasilnya seri. Begitu juga saat bersua dengan Persija di Jakarta, Persib bermain dengan determinasi tinggi dan berhasil dua kali unggul atas tim tuan rumah tapi kemenangan di depan mata sirna saat di masa injury time Abanda Herman mencetak gol penyeimbang. Dalam hal ini Persib masih di jauhi Dewi Keberuntungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain dari faktor internal masih ada faktor eksternal seperti padatnya jadwal, kinerja wasit yang buruk, dan konspirasi licik lainnya dari orang – orang yang tidak suka Persib. Tapi saya malas membahas factor kedua itu. Hanya akan menimbulkan amarah dan rasa benci kepada pihak tertentu.Tahun depan Persib harus juara!!!!! Kesalahan – kesalahan yang dibuat di musim ini jangan sampai terulang di musim depan. Minimal Persib harus bisa meminimalisir kesalahan – kesalahan itu. Semoga saja Persib diridhoi oleh Nya dan lebih beruntung. Amieeeen…… &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;LAIN TEU BISA&lt;br /&gt;TAPI CAN BISA&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Persib selalu di hati &lt;br /&gt;Persib takkan pernah mati&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6555891219797388616-779943326466533376?l=usabperning.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usabperning.blogspot.com/feeds/779943326466533376/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://usabperning.blogspot.com/2010/05/faktor-kegagalan-persib.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6555891219797388616/posts/default/779943326466533376'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6555891219797388616/posts/default/779943326466533376'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usabperning.blogspot.com/2010/05/faktor-kegagalan-persib.html' title='Faktor Kegagalan Persib'/><author><name>GhaBlog</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10011166163951775476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_zy8QUHEJF8E/TMbgceKjqkI/AAAAAAAAACM/FCC5qRGAyeg/S220/Gambar691.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6555891219797388616.post-590387269775007668</id><published>2010-05-25T06:00:00.000-07:00</published><updated>2010-05-25T06:03:53.720-07:00</updated><title type='text'>Sinar Eto'o Ironi Ibrahimovic</title><content type='html'>Musim panas lalu Zlatan Ibrahimovic resmi bergabung dengan Jawara Liga Spanyol Barcelona. Azulgrana harus merogoh kocek sampai 40 juta pound + Samuel Eto’o untuk mendapatkan Ibrahimovic. Saat itu Joseph Guardiola pelatih Barca seperti tidak membutuhkan lagi servis Eto’o yang selama lima musim menjadi kekuatan vital di lini depan Barca. Di pihak Inter sebenarnya manajemen dan sang presiden berupaya menahan kepergian Ibra tapi sang pemain yang ngotot ingin pindah. Akhirnya Interpun bersedia menerima tawaran Barca dan melepas Ibra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecewa berat saat itu yang saya rasakan sebagai Interisti. Bagaimana tidak selam tiga musim Ibra menjadi bagian penting dalam skuad Inter. Tadinya saya berharap Manajemn Inter mendatangkan Eto’o tanpa melepas Ibra. Akan menjadi duet yang menakutkan bagi siapa saja lawan Inter jika itu terwujud. Tapi sayang kenyataan berkata lain, Ibracadabra harus pergi meninggalkan Inter. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekecewaan tak berhenti sampai di situ. Yang lebih menyakitkan lagi saat Ibra diperkenalkan di depan publik Camp Nou. Saat jumpa pers dengan emosional Ibra menciumi kostum Barcelona dan dia pun berkata “Saya ingin meraih gelar liga Champion dan itu hanya bisa saya dapatkan jika saya bergabung dengan tim ini”. Sontak saja saya pun mulai membenci Ibra. Apa yang dia katakana seolah – olah 3 musim bersama Inter tidak ada artinya padahal tifosi inter begitu memujanya walaupun sempat ada ketegangan. Dan secara tidak langsung Ibra telah merendahkan Inter karena tidak bisa juara Liga Champion. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kompetisi pun bergulir, di awal musim Ibra memang lebih baik daripada Eto’o. Hampir setiap pertandingan Ibra berhasil mencetak gol. Yang paling fenomenal saat gol Ibra merobek gawang Casillas dalam duel El Classico dan itu satu-satunya gol yang tercipta di pertandingan itu. Sedangkan Eto’o nampaknya masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan sepak bola Italia. Sampai paruh musim pertama Eto’o belum bisa menujukan kemampuan terbaiknya dan dia hanya bisa menyumbang 8 gol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paruh kedua kompetisi keadaan sedikit berubah penampilan Ibra menunjukan grafik menurun. Bahkan selama hampir 3 bulan Ibra mengalami kemandulan tidak bisa mencetak gol. Ibra pun dituding sebagai pemain yang malas berlari saat tampil di lapangan dan itu pun di buktikan dengan data statistik. Puncaknya permainan buruk Ibra gagal membawa Barca lolos ke final di laga semi final melawan Inter Milan, Ibra dibuat mati kutu oleh barisan pertahanan Inter. Inter pun menang dengan agregat 3-2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedatangan Goran Pandev di paruh kedua merubah formasi Inter dari 4-3-1-2 menjadi 4-2-3-1. Formasi ini menempatkan Millito sebagai penyerang tunggal dan membuat Eto’o bermain agak kesamping. Posisi yang tidak ideal bagi seorang Eto’o tapi berhasil menjalankan peran barunya dengan sempurna. Memang Eto’o tidak banyak mencetak gol tapi permainannya patut mendapat acungan jempol. Eto’o tidak segan-segan turun ke belakang untuk membantu pertahanan. Permainan ciamiknya berhasil membawa Inter ke partai final dengan mengalahkan mantan timnya Barcelona di semi final.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di laga final Eto’o berhasil mengantarkan Inter meraih mimpi selama 45 tahun dengan menjuarai Liga Champion. Inter berhasil menaklukan Munchen di laga final dengan skor 2-0 lewt gol Millito. Satu gol Millito tercipta lewat kreasi dan assist Eto’o. Eto’o seakan membuktikan kalau keputusan Barca melepasnya salah besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Samuel Eto’o yang di “buang” Barca berhasil bersinar bersama Inter sedangkan Ibrahimovic yang meninggalkan Inter untuk meraih gelar Liga Champion Justru meredup bersama Barcelona. Nampaknya hati kecil Ibra menyesal telah meninggalkan Inter karena Inter yang ternyata menjuarai Liga Champion. Ibra!!! Ini adalah balasan atas perlakuan anda yang merendahkan Inter. Barca pun sekarang berpikir untuk melepas anda. Kalau Anda ingin kembali ke Inter saya tidak yakin tifosi bisa menerima anda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6555891219797388616-590387269775007668?l=usabperning.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usabperning.blogspot.com/feeds/590387269775007668/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://usabperning.blogspot.com/2010/05/sinar-etoo-ironi-ibrahimovic.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6555891219797388616/posts/default/590387269775007668'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6555891219797388616/posts/default/590387269775007668'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usabperning.blogspot.com/2010/05/sinar-etoo-ironi-ibrahimovic.html' title='Sinar Eto&apos;o Ironi Ibrahimovic'/><author><name>GhaBlog</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10011166163951775476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_zy8QUHEJF8E/TMbgceKjqkI/AAAAAAAAACM/FCC5qRGAyeg/S220/Gambar691.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6555891219797388616.post-346884456010112171</id><published>2010-05-24T02:11:00.000-07:00</published><updated>2010-05-24T02:13:33.771-07:00</updated><title type='text'>Inter Memang Pinter</title><content type='html'>Menit ke-34 Julo Ceasar menendang bola dari sarangnya jauh ke tengah lapangan. Diego Millito menyundul bola tendangan Ceasar pada menit ke-34 detik 05. Bola sundulan Millito jatuh di kaki Wesley Sneijder. Menit ke-34 detik 15 Sneijder memberikan umpan terobosan kepada Millito. Dengan dibayangi Van Buyten, Millito mengiring bola ke kotak pinalti. Sedikit gerakan menipu Millito menceploskan bola ke gawang Munchen yang dijaga kipper sarat pengalaman Joreg Butt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian menit ke-69 detik 41 lewat serangan balik cepat Eto’o mengirim umpan manis kepada Millito. Millito menggiring bola, lewat aksi individu yang cantik berhasil melewati bek Munchen. Tendangan terarah ke tiang jauh erobek jala gawang Munche untuk kedua kalinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inter Milan Juara Liga Champion Eropa musim 2009/2010 setelah di laga final di Stadion Santiago Barnabeu menaklukan Munchen 2-0 Inter bukanlah tim spektakuler seperti Bacelona tapi tim ini memiliki keseimbangan yang paling solid. Inter mengakhiri musim ini dengan sempurna meraih treble winner setelah sebelumnya berhasil meraih gelar Liga Italia dan Coppa Italia. Inter menjadi satu-satunya tim Italia yang berhasil merebut tiga gelar sekaligus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Massimo Moratti tampak begitu emosional saat merayakan gelar ini. Wajar saja karena Inter harus menunggu sampai 45 tahun lamanya untuk mencium gelar ini. Inter memang pantas juara karena telah berhasil menumbangkan juara - juara di tiap negara. Rubin Kazan (Rusia), Chelsea (Inggris), Barcelona(Spanyol) dan akhirnya Bayern Munchen (Jeman).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantaslah Moratti begitu bangga, misi seorang putra dari Angelo Moratti sudah terwujud. Saat membeli Inter pada tahun 1995 gelar inilah yang paling diimpikan Moratti. Sekarang semuanya sudah terwujud, prestasi IL Grande Inter semasa ayahnya bisa disamai bahkan IL Grande Inter nya Morrati lebih hebat karena bisa meraih tiga gelar sekaligus.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6555891219797388616-346884456010112171?l=usabperning.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usabperning.blogspot.com/feeds/346884456010112171/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://usabperning.blogspot.com/2010/05/inter-memang-pinter.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6555891219797388616/posts/default/346884456010112171'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6555891219797388616/posts/default/346884456010112171'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usabperning.blogspot.com/2010/05/inter-memang-pinter.html' title='Inter Memang Pinter'/><author><name>GhaBlog</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10011166163951775476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_zy8QUHEJF8E/TMbgceKjqkI/AAAAAAAAACM/FCC5qRGAyeg/S220/Gambar691.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6555891219797388616.post-6299273231754358550</id><published>2010-05-19T07:40:00.000-07:00</published><updated>2010-05-24T02:14:29.784-07:00</updated><title type='text'>PSSI oh PSSI</title><content type='html'>Ada apa sebenarnya dengan PSSI??. Induk sepakbola negri ini tidak henti – hentinya melahirkan kontroversi. Tak usah saya sebutkan satu per satu karena pecinta sepak bola dalam negri pasti sudah tahu. Baru – baru ini PSSI kembali membuat keputusan yang kontroversi. PSSI akan menerapkan pelatnas jangka panjang untuk menghadapi dua event terdekat yakni Piala AFF 2010 dan Sea Games 2011.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;“Saat klub – klub kalah telak di pentas AFC cup atau Liga Champions Asia, tidak ada yang ribut. Namun jika timnas gagal dunia seperti akan kiamat. Ini memang pilihan sulit, namun kami terpaksa mengambil pilihan pahit ini demi prestasi timnas.” Kata Sekjen PSSI Nugraha Basoes.&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;Saya hanya bisa tersenyum miris dan menggelengkan kepala dengan keputusan PSSI ini. Saya jadi bertanya – tanya kemana kiblat sepak bola Indonesia?? Di Eropa sebagai kiblat sepak bola modern saat ini, tidak ada istilah pelatnas jangka panjang. Timnas yang baik terlahir dari kompetisi yang baik pula. Jika kiblat kita ke Eropa benahi dulu kompetisi kita untuk menciptakan timnas yang tangguh.&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;Penyelenggaraan kompetisi Liga Indonesia atau sekarang lebih dikenal Liga Super Indonesia bisa dibilang kurang memuaskan. Jadwal yang dibuat oleh BLI tidak tersusun secara rapi dan begitu padat. Dalam satu bulan klub bisa bertanding sampai   6 - 7 kali dari yang normalnya 4 kali. Masa jeda istirahat pun tidak pasti ada klub yang masa istirahatnya cuma 2 hari ada juga klub yang istirahatnya sampai satu minggu lebih. Terkadang jadwal itu berbenturan dengan kalender timnas sehingga harus di jadwal ulang.Jelas sekali ini merugikan klub dan pemain. Dengan jadwal yang begitu padat itu pemain susah untuk menjaga kondisi fisiknya dan juga rentan cedera.&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;Bandingkan dengan sepak bola di mayoritas negara Eropa. Jadwal tersusun secara rapi, pertandingan dilangsungkan tiap akhir pekan. Perubahan jadwal hanya terjadi karena gangguan alam. Tidak ada tumpang tindih dengan kalender timnas dan Liga Champion Eropa. Dengan begitu para pemain bisa menjaga kondisi fisiknya dengan baik dan bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya saat bertanding. Saya yakin seorang Leo Messi akan kesulitan mengeluarkan kemampuan terbaiknya jika berada di kompetisi yang super padat seperti LIga Super Indonesia.&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;PSSI dalam hal ini BLI harus memperbaiki kinerja wasit. Klub - klub peserta Liga Super Indonesia sering mengeluhkan kinerja wasit yang buruk. Korps berbaju hitam ini seakan - akan tidak mengetahui Laws of The Game sepak bola. Peraturan - peraturan dasar seperti off side atau play on seperti tidak diketaui oleh para pengadil lapangan itu. Yang lebih ironis lagi di Liga Super Indonesia wasit tidak memiliki wibawa. Wasit takut kepada pemain bukan pemain yang takut kepada wasit. Wasit - wasit cenderung kurang tegas dalam mengambil keputusan. Protes - protes pemain terkadang mempengaruhi keputusan wasit. &lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;Saya jadi teringat kualifikasi Piala Asia saat Indonesia menghadapi Oman. Saat itu Indonesia sedang membutuhkan nilai untuk bersaing lolos ke putaran final Piala Asia. Asa mulai mencuat saat Budi Sudarsono mencetak gol ke gawang Oman yang di kawal Al Habsyi kiper Blackburn Rovers Inggris. Tapi pelanggaran yang tidak perlu yang di lakukan oleh Ismed Sofyan berbuntut kartu merah. Dengan sepuluh pemain Indonesia tidak bisa mempertahankan keunggulan sehingga tiga poin di kandang pun sirna. Pelanggaran yang dilakukan Ismed sudah biasa dilakukan pemain yang beredar di Liga Super Indonesia. Dan wasit pun jarang memberikan hukuman yang tegas kepada pemain, sehingga kebiasaan itu terbawa oleh pemain ke tingkat internasional. &lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;Selain itu PSSI juga harus membongkar mafia wasit yang saat ini mulai mencuat. Pengakuan dari manajer Persekabpas tentang mafia wasit ini harus di telusuri lebih dalam. Mafia wasit ini merupakan masalah besar yang harus diberantas sampai ke akar - akar nya. PSSI jangan setengah - setengah dalam kasus ini. Tim pencari fakta yang di bentuk PSSI sampai sejauh ini belum menunjukan kinerja yang bagus dalam memberantas kasus ini.&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;Wasit kita harus memiliki wibawa yang tinggi jangan takut kepada pemain seharusnya pemain yang takut kepada wasit dan harus terbebas dari tekanan tim tuan rumah. Wasit yang berkwalitas akan menjadi salah satu stimulus bagi klub - klub untuk berprestasi lebih baik. Pelatnas jangka panjang tidak akan menjamin timnas yang tangguh. Para pemai membutuhkan atmosfer kompetisi yang berkwalitas. Benahi dulu kompetisi kita untuk Timnas yang lebih tangguh.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6555891219797388616-6299273231754358550?l=usabperning.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usabperning.blogspot.com/feeds/6299273231754358550/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://usabperning.blogspot.com/2010/05/pssi-oh-pssi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6555891219797388616/posts/default/6299273231754358550'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6555891219797388616/posts/default/6299273231754358550'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usabperning.blogspot.com/2010/05/pssi-oh-pssi.html' title='PSSI oh PSSI'/><author><name>GhaBlog</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10011166163951775476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_zy8QUHEJF8E/TMbgceKjqkI/AAAAAAAAACM/FCC5qRGAyeg/S220/Gambar691.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6555891219797388616.post-3339416901845701816</id><published>2010-05-18T06:32:00.000-07:00</published><updated>2010-05-18T06:33:39.201-07:00</updated><title type='text'>VIKING JAKARTA</title><content type='html'>Dukung PERSIB dimana pun kami berada bahkan dikandang lawan sekalipun.&lt;br /&gt;Munculnya Viking Jakarta sebenarnya tidak jauh dari Viking Jabodetabek, karena kami masih satu induk dengan Viking Jabodetabek. Viking Jakarta adalah sub-distrik dari Viking Jabodetabek, sama halnya seperti Viking Bogor, Viking Bekasi, Viking Tangerang atau pun Viking Depok. Hanya kebetulan domisili kami benar-benar di Jakarta. Dalam Viking Jakarta, tidak ada struktur kepengurusan karena kami masih mengacu kepada kepengurusan Viking Jabodetabek, tapi ada yang diseniorkan atau dituakan. Selama ini semua anggota yang ada kurang lebih ada sekitar 80 orang. Jumlah tersebut masuk dalam keanggotaan Viking Jabodetabek yang hampir mencapai 400 anggota, jadi anggota yang Viking Jakarta hampir 20% dari Viking Jabodetabek. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami hadir karena kesamaan dalam hal domisili dan juga dalam kesetiaan dalam mendukung sang idola, PERSIB BANDUNG. Kami adalah keluarga dalam organisasi ini terlebih lagi kami berada diperantauan dan juga di kota yang notabene ada supporter yang merupakan musuh bebuyutan Viking Persib Club, maka kami selalu melakukan kegiatan rutin seperti futsal untuk merapatkan barisan dan mempererat kekeluargaan diantara kami, bahkan mengenalkan bagi yang belum mengenal satu dengan yang lain.&lt;br /&gt;Seperti halnya keluarga tentunya masing-masing karakter dalam keluarga berbeda, karena individu yang ada didalam wadah Viking Jakarta berasal dari berbeda asalnya, bukan hanya warga Sunda, ada juga warga asli Betawi, ada juga yang berasal dari Yogyakarta atau pun dari Medan. Maka dari itu untuk menfasilitasinya kami cukup sering melakukan beberapa pertemuan baik itu dalam futsal atau pun sekedar bermain Playstasion dikediaman Ketua Viking Jabodetabek (Kang Janu). Hubungan seperti inilah yang akan membuat kami Viking Jakarta akan selalu eksis dibawah bendera Viking Jabodetabek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi kami menjaga nama baik PERSIB BANDUNG adalah suatu kehormatan. Kami akan selalu BIRU walaupun berada di daerah ORANGE, karena akan terus mendukung sang idola, PERSIB BANDUNG, dimanapun dan kapanpun, walaupun didaerah musuh sekali pun karena kami BANGGA menjadi Bobotoh PERSIB BANDUNG, nama tersebut akan kami bela sampai kapan pun.&lt;br /&gt;THIS IS VIKING JAKARTA&lt;br /&gt;The Real Front Line from PERSIB Bandung, stay BLUE behind the enemy lines……&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6555891219797388616-3339416901845701816?l=usabperning.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usabperning.blogspot.com/feeds/3339416901845701816/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://usabperning.blogspot.com/2010/05/viking-jakarta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6555891219797388616/posts/default/3339416901845701816'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6555891219797388616/posts/default/3339416901845701816'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usabperning.blogspot.com/2010/05/viking-jakarta.html' title='VIKING JAKARTA'/><author><name>GhaBlog</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10011166163951775476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_zy8QUHEJF8E/TMbgceKjqkI/AAAAAAAAACM/FCC5qRGAyeg/S220/Gambar691.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6555891219797388616.post-6149084324827315138</id><published>2010-05-18T06:27:00.000-07:00</published><updated>2010-05-18T06:31:14.302-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>“Siapa bilang Indonesia Arema (A ji g)&lt;br /&gt;Indonesia milik kita semua&lt;br /&gt;Yang bilang Indonesia Arema (A ji g)&lt;br /&gt;Itu orang yang tidak sekolah”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyanyian di atas akhir – akhir sering terdengar dinyanyikan Viking di setiap pertandingan kandang Persib. Saya pribadi menyesalkan nyanyian tersebut. Apa motivasi kalian menyanyikan lagu ini padahal lawan yang dihadapi Persib bukan Arema. Lagu itu tidak akan menjatuhkan mental bertanding lawan. Lagu itu tidak akan menambah semangat bertanding pemain Persib. Lagu itu hanya akan menimbulkan permusuhan baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah tidak cukup kita bermusuhan dengan The Jak?? Apakah karena Aremania teman The Jak sehingga kita harus memusuhinya?? Atau karena Aremania musuh Bonek (sahabat kita) sehingga kita harus memusuhi mereka juga?? Tidak seperti itu sobat…Kita bersahabat dengan Bonek bukan berarti kita harus memusuhi Aremania. Track record kita dengan Aremania sejauh ini tidak pernah ada masalah yang besar. Seharusnya kita bisa menjadi mediator antara Bonek dan Aremania supaya mereka bisa berdamai. Bonek dan Aremania sama – sama orang Jawa Timur, mereka masih bisa bersatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah sobat pepatah kuno“ Satu musuh terlalu banyak, seribu teman terlalu sedikit” . Mungkin diantara kalian yang pernah tour ke Surabaya merasakan betapa indahnya kebersamaan dengan Bonek dan tidak menutup kemungkinan itu terjadi antara kita dengan Aremania. Cukuplah kita bermusuhan dengan The Jak karena mereka memang pantas untuk di musuhi. Jika saya petinggi Viking saya tidak akan malu meminta maaf kepada Aremania dan mengundang mereka saat Persib menjamu Arema.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERSIB SELALU DI HATI&lt;br /&gt;PERSIB TAK KAN PERNAH MATI&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6555891219797388616-6149084324827315138?l=usabperning.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usabperning.blogspot.com/feeds/6149084324827315138/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://usabperning.blogspot.com/2010/05/siapa-bilang-indonesia-arema-ji-g.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6555891219797388616/posts/default/6149084324827315138'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6555891219797388616/posts/default/6149084324827315138'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usabperning.blogspot.com/2010/05/siapa-bilang-indonesia-arema-ji-g.html' title=''/><author><name>GhaBlog</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10011166163951775476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_zy8QUHEJF8E/TMbgceKjqkI/AAAAAAAAACM/FCC5qRGAyeg/S220/Gambar691.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
